Senin, 4 Mei 2026

Pilkada Jawa Barat 2024

Cawagub Jabar Erwan Setiawan Bersapa dengan Warga Garut Selatan, Akan Perjuangkan DOB Garsel & Tasik

Erwan menyampaikan dukungannya terhadap rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Garut Selatan dan Tasik Selatan. 

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Siti Fatimah
SIDQI AL GHIFARI
Calon Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan bersilaturahmi dengan warga Garut Selatan dalam Festival Marawis se-pesisir Jabar di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (17/9/2024). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan berkunjung ke wilayah selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (17/9/2024). 

Dalam kunjungan itu, Erwan ditemani oleh pasangan nya yakni Calon Gubernur Jawa Barat,  Dedi Mulyadi.

Mereka bertemu dengan ribuan warga dalam kegiatan Festival Marawis se-pesisir Jawa Barat di Pondok Pesantren Peradaban Al-Amin Garut. 

Dalam kunjungannya itu Erwan menyampaikan dukungannya terhadap rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Garut Selatan dan Tasik Selatan. 

Pemekaran ini, menurut Erwan, menjadi solusi untuk mendorong pembangunan yang lebih merata di wilayah Jawa Barat, khususnya di daerah pedesaan.

"Saya sangat mendukung sekali DOB Garut Selatan dan Tasik Selatan, supaya pemekaran ini bisa mempercepat pemerataan pembangunan di desa-desa yang ada di Jawa Barat," ujarnya kepada awak media. 

Ia juga menyoroti ketimpangan jumlah kota dan kabupaten di Jawa Barat dibandingkan dengan provinsi lain, seperti Jawa Timur.

Ia menyebut bahwa Jawa Timur memiliki 38 kota/kabupaten dengan lebih dari 8.000 desa, sementara Jawa Barat hanya memiliki 27 kota/kabupaten dengan sekitar 5.600 desa.

"Kita ini tertinggal jauh dalam pembangunan dibandingkan Jawa Timur, karena mereka punya 38 kota/kabupaten dan 8 ribu lebih desa, sedangkan kita di Jawa Barat hanya punya 27 kota/kabupaten dan 5 ribu lebih desa," jelasnya.

Perbedaan yang cukup signifikan ini, menurut Erwan, juga berdampak pada distribusi bantuan dari pemerintah pusat ke daerah.

Padahal, populasi Jawa Barat jauh lebih besar dibandingkan Jawa Timur.

"Penduduk kita lebih besar, selisihnya mencapai 6 hingga 7 juta orang dibandingkan dengan Jawa Timur. Ini membuat Jawa Barat sangat membutuhkan pemekaran agar distribusi pembangunan bisa lebih adil," tambahnya.

Dalam kesempatan itu juga Erwan menekankan perlu adanya kenaikan insentif untuk para Ketua Rukun Warga, Rukun Tetangga dan Linmas yang ada di Jawa Barat. 

Ia menyebutkan bahwa dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang cukup besar, peningkatan insentif bagi mereka adalah sesuatu yang memungkinkan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved