Belasan Pelajar SMP di Patokbeusi Subang Ditangkap Polisi, Samurai dan Celurit Diamankan
Jajaran Polsek Patokbeusi, Polres Subang, Jawa Barat, menggagalkan aksi tawuran yang akan dilakukan oleh gabungan pelajar SMP di wilayah Pantura.
Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Giri
Laporan Kontributor Tribunjabar id, Subang, Ahya Nurdin
TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Jajaran Polsek Patokbeusi, Polres Subang, Jawa Barat, menggagalkan aksi tawuran yang akan dilakukan oleh gabungan pelajar SMP di wilayah Pantura, Subang.
Pada peristiwa yang terjadi pada Kamis (12/9/2024) sekitar pukul 17.00 WIB tersebut, polisi mengamankan 12 pelajar.
Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, melalui Kapolsek Patokbeusi, AKP Anton Indra, mengatakan, 12 pelajar itu diamankan di kawasan Jalan 5 Jalur Pantura Patokbeusi.
Polisi awalnya mendapat laporan dari warga kalau segerombolan pelajar SMP berkumpul diduga hendak tawuran.
"Kami langsung bergerak kelokasi dan berhasil mengamankan 12 pelajar SMP berikut beberapa senjata tajam yang diduga hendak digunakan untuk tawuran," kata Anton Indra, Jumat (14/9/2024) pagi.
Baca juga: Respons Disdik Jabar Soal Pelajar di Bogor yang Ditemukan di Selokan, Diduga Tewas karena Tawuran
Dari hasil penggeledahan di lapangan, petugas menemukan satu senjata tajam yang menyerupai golok berukuran panjang yang tergeletak di sekitaran TKP dan dua senjata tajam yang menyerupai samurai, serta satu celurit yang disimpan di dalam baju satu pelajar.
Pelajar SMP tersebut lalu digiring ke Mapolsek Patokbeusi untuk dibina. Orang tua mereka pun dipanggil.
"Kita berikan pembinaan dan juga membuat pernyataan agar tidak melakukan hal yang serupa di kemudian hari yang dapat merugikan diri para pelajar sendiri maupun orang lain serta dapat mengganggu ketertiban umum," ucapnya.
Kapolsek mengimbau kepada orang tua dan wali murid untuk lebih ekstra lagi memperhatikan, mengawasi, mengecek keberadaan anaknya setelah pulang sekolah.
Baca juga: Peserta Tawuran di Sukabumi Kocar-kacir Dibubarkan Mamah Muda, Keburu Tawuran saat Mau Diperingatkan
"Jangan sampai siswa keluyuran di luar yang bisa berbuat hal negatif seperti tawuran dan kenakalan remaja lainnya," ucap anton.
Dia mengatakan, polisi akan melakukan tindakan tegas untuk memberikan efek jera kalau mereka tetap mengulanginy alagi.
Untuk mengantisipasi aksi tawuran pelajar, kriminalitas jalanan di jalur Pantura Patokbeusi Subang, jajaran Polsek Patokbeusi akan selalu intensif melakukan patroli.
"Tujuannya untuk mencegah terjadi tawuran, C3 (curas, curat, curanmor) atau kejahatan lainnya," ucapnya. (*)
| Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini Minggu 7 Juni 2026 Se-Indonesia, Cek Pertamax di Jabar |
|
|---|
| Anggota Komisi V DPRD Jabar Farabi El Fouz Minta Disdik Perbaiki Sistem Informasi SPMB |
|
|---|
| Jabar Bersiap Hadapi Kemarau Panjang dan El Nino, Pemprov Siapkan Langkah Antisipasi |
|
|---|
| Dokumen KBU Lengkap, TPPAS Legok Nangka Tunggu Pembiayaan, Target Beroperasi Penuh pada 2029 |
|
|---|
| Waspada Penurunan Curah Hujan, BMKG Prediksi Puncak Kemarau di Jawa Barat Terjadi Agustus 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Polisi-mengamankan-belasan-pelajar-SMP-di-Pantura-Subang-saat-hendak-tawuran.jpg)