Senin, 8 Juni 2026

Uu Ruzhanul Ulum Pastikan Konsolidasi PPP Jabar Berjalan Cepat dengan 19 SK DPC Terbit

DPW PPP Jawa Barat di bawah kepemimpinan Uu Ruzhanul Ulum menuntaskan Muscab di 27 kabupaten/kota dan mengawal penerbitan 19 SK kepengurusan DPC.

Tayang:
Tribun Jabar/Adhim Mugni Mubaroq
Di bawah kepemimpinan Ketua DPW PPP Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum, proses konsolidasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jawa Barat menunjukkan perkembangan signifikan. 
Ringkasan Berita:
  • DPW PPP Jawa Barat di bawah kepemimpinan Uu Ruzhanul Ulum menuntaskan Muscab di 27 kabupaten/kota dan mengawal penerbitan 19 SK kepengurusan DPC dari DPP PPP.
  • Uu menegaskan proses administrasi tidak boleh menghambat kader dan meminta seluruh pengurus baru memperkuat konsolidasi, pembentukan PAC serta ranting, dan kaderisasi berbasis teknologi informasi.
  • Ia optimistis PPP Jawa Barat semakin solid.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Konsolidasi organisasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jawa Barat terus bergerak di bawah kepemimpinan Ketua DPW PPP Jabar, Uu Ruzhanul Ulum.

Seluruh Musyawarah Cabang (Muscab) di 27 kabupaten/kota telah rampung dilaksanakan. Setelah tahapan tersebut selesai, DPP PPP menerbitkan 19 Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC yang mulai disalurkan ke daerah, termasuk SK untuk DPW Jawa Barat.

Uu menyebut capaian tersebut lahir dari kerja bersama seluruh kader sekaligus menjadi bagian dari komitmen DPW Jawa Barat untuk memastikan seluruh tahapan organisasi berjalan sesuai AD/ART partai.

 "Alhamdulillah, seluruh muscab di 27 kabupaten/kota telah selesai dilaksanakan. Setelah itu kami terus mengawal dan merekomendasikan hasil-hasil muscab ke DPP sehingga satu per satu SK DPC dapat diterbitkan, termasuk Majalengka," kata Uu saat berbincang di Majalengka, Sabtu (6/6/2026).

Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat itu menegaskan bahwa administrasi organisasi tidak boleh menjadi hambatan bagi kader di daerah. Karena itu, setiap berkas yang telah memenuhi persyaratan langsung direkomendasikan dan diperjuangkan agar segera memperoleh legitimasi dari DPP.

Langkah tersebut dinilai menunjukkan keseriusan Uu dalam mempercepat penataan organisasi PPP di Jawa Barat. Dalam waktu relatif singkat setelah Musyawarah Wilayah (Muswil), seluruh Muscab berhasil dituntaskan dan puluhan SK DPC mulai diterbitkan.

Uu mengungkapkan bahwa DPP memberikan amanat khusus kepadanya untuk menjaga keseimbangan dan persatuan kader dalam proses pembentukan kepengurusan. Arahan itu mencakup memperhatikan aspirasi mayoritas kader, membangun kolaborasi, dan memastikan tidak terjadi konflik berkepanjangan setelah SK diterbitkan.

"Perbedaan pandangan saat muscab adalah hal yang biasa. Justru itu menunjukkan kader PPP masih memiliki semangat dan rasa memiliki yang kuat terhadap partai. Setelah keputusan keluar, semuanya harus kembali bersatu untuk membesarkan PPP," katanya.

Setelah proses penerbitan SK berjalan, Uu menyiapkan tahap konsolidasi lanjutan melalui pelantikan kepengurusan DPC se-Jawa Barat, pembentukan PAC dan ranting, serta penguatan sistem kaderisasi berbasis teknologi informasi.

Menurutnya, konsolidasi yang tersusun sejak awal menjadi fondasi penting untuk mengembalikan kejayaan PPP di Jawa Barat. Karena itu, ia mendorong seluruh pengurus baru segera turun ke masyarakat, memperkuat komunikasi dengan tokoh daerah, ulama, dan berbagai elemen strategis.

 "Yang kami bangun bukan hanya struktur, tetapi juga semangat kebersamaan dan kesiapan menghadapi masa depan. PPP Jawa Barat harus menjadi rumah besar yang mampu menyatukan kader dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat," tegas Uu.

Dengan konsolidasi yang hampir rampung dan dukungan penuh dari DPP, Uu optimistis PPP Jawa Barat akan semakin solid dan mampu meningkatkan kekuatan politik pada Pemilu mendatang.

"Targetnya, setiap kabupaten/kota minimal memiliki satu fraksi PPP di DPRD, sementara perolehan kursi PPP di DPRD Jawa Barat dapat meningkat secara signifikan pada periode berikutnya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved