Jumat, 17 April 2026

Oknum Mahasiswa Unsoed Diduga Pelaku Perdagangan Orang, Disebut-sebut Anak Anggota DPRD

 Sebab, diduga pelaku MRA adalah anak dari Anggota DPRD sebuah kabupaten di Jawa Tengah.

Editor: Ravianto
x
Poster mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, pelaku perdagangan orang di Purwokerto, Jawa Tengah disebar di titik-titik strategis. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Oknum mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman(Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah berinisial MRA sudah dilaporkan ke pihak kepolisian dalam hal ini Polres Banyumas.

MRA diduga terlibat kasus perdagangan orang dan kekerasan seksual.

"Sudah dilaporkan ke Polres," kata Wakil Rektor Unsoed, Norman Prayogo saat dikonfirmasi Tribun, Jumat(6/9/2024) malam.

Belum diketahui kapan laporan tersebut dilayangkan ke polisi.

Namun, sebelumnya Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Unsoed Tri Wuryaningsih mengatakan pihaknya akan secepatnya melakukan pemeriksaan terhadap MRA dalam waktu dekat.

 "Secepatnya akan kita periksa," ujarnya. Satgas menurut Triwur juga sudah bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam menangani perkara tersebut.

Apabila nanti dalam pemeriksaan MRA terbukti melakukan tindak pidana perdagangan orang(TPPO) dan kekerasan seksual kata Triwur maka yang bersangkutan bisa di DO(Drop Out).

"Ya kalau memang dia terbukti terlibat, sanksi terberatnya DO," kata Triwur.

Menurut Triwur, Satgas dalam pengusutan kasus tersebut harus bersikap hati-hati.

 Sebab, diduga pelaku MRA adalah anak dari Anggota DPRD sebuah kabupaten di Jawa Tengah.

"Kita akan hati hati sekali karena ini era teknologi saya takutnya kabar menjadi simpang siur," ujarnya.

Kasus tersebut bermula dari lini masa media sosial kekinian sedang ramai terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga(KDRT) hingga dugaan perdagangan manusia yang dilakukan oknum mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) berinisial MRA.

Akun media sosial Instagram @darksideananta_. menyebut pelaku berinisial MRA adalah seorang mahasiswa fakultas hukum Unsoed.  

Akun yang diduga adalah istri pelaku menyebutkan dirinya dan pelaku sempat menikah.

Namun pernikahan tersebut hanyalah formalitas belaka.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved