Liburan di Pantai Pangumbahan Sukabumi, Bisa Lihat Sunset - Lepaskan Anak Penyu
Wisatawan yang datang ke Pantai Pangumbahan ini disuguhkan dengan pemandangan lautan lepas dengan hamparan pasir putih.
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Kontributor Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Pantai Pangumbahan di Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi salah satu destinasi wisata hits di pesisir selatan Jawa Barat.
Pantai ini bisa dikatakan tak pernah sepi pengunjung, setiap hari selalu ada wisatawan datang, baik lokal atau luar daerah.
Wisatawan yang datang ke Pantai Pangumbahan ini disuguhkan dengan pemandangan lautan lepas dengan hamparan pasir putih.
Pantai Pangumbahan sendiri berada di area Konservasi Penyu Pangumbahan dibawah pengelolaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Baca juga: BKPSDM Kabupaten Majalengka Ungkap Formasi Ini Paling Banyak Diminati dalam Seleksi CPNS
Untuk sampai ke Pantai Pangumbahan, wisatawan dapat menempuh perjalana sejauh sekitar 108 kilo meter dari Kota Sukabumi mengarah ke selatan.
Selama perjalanan pun disuguhkan dengan pemandangan kiri kanan pegunungan, hamparan kebun teh hingga hamparan sawah di jalur Geopark Ciletuh jika melalui Kiara Dua Palabuhanratu.
Pantauan Tribunjabar.id, wisatawan nampak ramai datang ke pantai Pangumbahan, dengan biaya tiket masuk Rp10 ribu perorang, wisatawan bisa menikmati keindahan sunset, bahkan wisatawan juga bisa melihat secara langsung pelepasan tukik alias anak penyu yang dilakukan pihak konservasi.
Tak hanya melihat keindahan sunset dan pelepasan tukik, wisatawan juga bisa berkeliling di area konservasi penyu, melihat secara langsung beragam jenis penyu dan proses konservasinya.
Salah seorang wisatawan asal Sukabumi, Cantika Alia (22) mengaku senang bisa berwisata ke pantai Pangumbahan.
"Perasaannya seneng banget, karena kan mungkin jarang juga ke sini, jadi pertama kali lihat pelepasan penyu, sama sambil menikmati sunset juga," ucap Cantika kepada Tribun di Pantai Pangumbahan, Sabtu (7/9/2024).
Baca juga: Ridwan Kamil Lagi-lagi Kena Sindir, Kalau Mau Bertamu Sebaiknya Bilang Dulu
Perasaan serupa pun dirasakan wisatawan lain, Yori (23) yang juga pertama kali melihat pelepasan anak penyu secara langsung.
"Seneng banget, pertama kali soalnya," ucapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan pada DKP Jabar, Yudi, mengatakan, wisatawan bisa ikut secara langsung melakukan pelepasan tukik setiap hari secara gratis.
"Di sini kita selalu melaksanakan setiap hari pelepasan tukik, ini memang kawasannya bagus, konservasinya juga disiapkan. Wisatawan gratis bisa datang melihat pelepasan tukik dan melihat proses konservasi," kata Yudi.
| Wisatawan Indonesia Paling "Pemilih" di Asia, Agoda Ungkap Tipe Akomodasi Jadi Kunci di 2026 |
|
|---|
| Kenali Perbedaan SPKLU dan SPBKLU, PLN UP3 Sukabumi Dorong Pemahaman Ekosistem Kendaraan Listrik |
|
|---|
| PLN Clean Energy Day, Langkah Nyata untuk Masa Depan Berkelanjutan |
|
|---|
| Pria di Sukabumi Mendadak Diserang saat Bertemu Kenalan, Alami Luka Bacok di Punggung |
|
|---|
| Swasti Saba Wistara, Sekda Sukabumi "Kolaborasi Dan Sinergi Kunci Meraihnya Kembali" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Penampakan-sunset-di-Pantai-Pangumbahan-Sukabumi-Jawa-Barat.jpg)