Rabu, 22 April 2026

Pilkada Jawa Barat

Suara Istana Setelah Mulyono dan Geng Dituding Gagalkan Anies Baswedan Maju Pilkada Jabar

Pihak Istana menjawab tudingan ada peran Presiden Joko Widodo di balik batalnya Anies Baswedan bertarung pada Pilkada Jawa Barat 2024.

Editor: Giri
Kolase Tribun Jabar
Presiden Joko Widodo dan Anies Baswedan. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pihak Istana menjawab tudingan ada peran Presiden Joko Widodo di balik batalnya Anies Baswedan bertarung pada Pilkada Jawa Barat 2024.

Seperti diketahui, nama Anies santer akan dipasangkan dengan Ono Surono sebagai jagoan PDI Perjuangan.

Nyatanya, di detik-detik akhir masa pendaftaran, Kamis (29/8/2024), yang muncul justru Jeje Wiradinata dan Ronal Surapradja.

Di tengah kegagalan Anies maju, pihak Istana disebut-sebut berada di belakangnya.

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menegaskan, segala persoalan internal partai politik (parpol) tidak seharusnya dikaitkan dengan Presiden Joko Widodo.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ari sebagai respons atas klaim yang mengaitkan Jokowi dengan batalnya Anies Baswedan maju dalam Pilkada Jawa Barat 2024, yang disampaikan oleh politisi PDIP.

Baca juga: Kader PDIP Pangandaran Terkaget-kaget, Tidak Menyangka Jeje Wiradinata Maju pada Pilkada Jabar

"Pencalonan kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam pemilukada adalah sepenuhnya menjadi urusan partai politik atau gabungan partai politik," ujar Ari lewat keterangan tertulisnya kepada wartawan pada Jumat (30/8/2024).

 "Jangan sampai, semua problem putusan internal partai, selalu dikait-kaitkan dengan Presiden," tambah dia.

Ari juga menjelaskan, keputusan untuk mencalonkan atau tidak mencalonkan seseorang merupakan hasil dari mekanisme internal partai masing-masing.

"Setiap partai memiliki kedaulatan untuk memutuskannya," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, mengungkapkan, gagalnya partai berlambang banteng itu mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Pilkada Jabar 2024, disebabkan oleh campur tangan seseorang bernama Mulyono.

Baca juga: Tiga Artis Ikut Ramaikan Pilkada Bandung Barat, Hengky: Harus Siap Dihujat dan Diserang

Ono menuding Mulyono sebagai aktor utama yang menghalangi pencalonan Anies.

Namun, Ono tidak menjelaskan siapa sebenarnya Mulyono tersebut.

Di media sosial, nama Mulyono sering dikaitkan dengan Presiden Jokowi karena merupakan nama masa kecil sang Kepala Negara sebelum diganti.

"Ada tangan-tangan dari luar yang tidak menghendaki Pak Anies diusung di Jabar. Mulyono dan geng," ujar Ono kepada awak media saat konferensi pers di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Jumat (30/8/2024) dini hari.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved