Minggu, 12 April 2026

Pilkada Jakarta 2024

Disebut akan Hadapi "Calon Boneka" di Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil Ungkap Pangkat Dharma Pongrekun

Dharma Pongrekun yang merupakan bakal calon gubernur dari jalur independen adalah lawan tangguh karena merupakan purnawirawan bintang tiga.

TRIBUNJABAR.ID - Ridwan Kamil angkat bicara terkait dengan isu miring yang menyatakan dirinya sebagai bakal calon Gubernur Jakarta akan melawan "calon boneka" di Pilkada Jakarta 2024.

Hal ini berkaitan dengan calon gubernur dari jalur independen Dharma Pongrekun yang telah diputuskan memenuhi syarat melaju di Pilkada Jakarta 2024.

"Demokrasi itu tafsir. Jadi bagi saya, siapa yang sudah memenuhi persyaratan dan diputuskan oleh KPU, itu aja yang kita yakini. Bahwa ini gimana-gimana, itu mah tafsir dari masing-masing yang ingin menilai sesuai imajinasinya," kata Ridwan Kamil di DPP Perindo, Minggu (18/8/2024).

Menurut mantan Gubernur Jabar ini, Dharma Pongrekun yang merupakan bakal calon gubernur dari jalur independen adalah lawan tangguh karena merupakan purnawirawan bintang tiga.

"Pak Dharma (Pongrekun) itu (jenderal polisi) bintang tiga lho. Jenderal polisi itu bukan kaleng-kaleng, lawannya luar biasa," kata Ridwan Kamil.

Baca juga: Sore Ini Ridwan Kamil-Suswono Akan Dideklarasikan KIM untuk Maju di Pilgub Jakarta 2024, PKS Hadir

Saat ditanya mengenai masalah klaim pencatutan kartu tanda penduduk (KTP) sebagian warga Jakarta sebagai syarat pendaftaran calon independen Dharma Pongrekun, Ridwan Kamil pun kemudian meminta KPU Jakarta agar menyelesaikannya.

"Itu pertanyaan ditanyakan ke pengelola aturan. Saya kan penganten, sebagai penganten saya hanya bisa menjawab kami mendaftar sesuai aturan. Kalau ada aturan yang tidak sesuai, tugas KPU Bawaslu menyesuaikan dengan aturan," kata Ridwan Kamil.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan agar tidak ada pihak yang menggunakan kekuasaan untuk menciptakan "calon boneka" dalam Pilkada Jakarta

Hasto menjelaskan calon boneka yang dimaksud adalah kandidat yang diajukan hanya sebagai modus untuk menghindari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta melawan kotak kosong sebagai konsekuensi tidak ada lagi parpol yang bisa mengusung calon. 

“Tidak boleh ada suatu penggunaan kekuasaan untuk menciptakan calon boneka,” kata Hasto saat ditemui awak media di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/8/2024).

Hasto menambahkan, salah satu bentuk penyalahgunaan kekuasaan tersebut adalah penggunaan KTP warga Jakarta tanpa izin dari pemiliknya. Menurut Hasto, pencatutan KTP tanpa izin merupakan masalah serius yang harus segera diusut oleh aparat penegak hukum.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Disebut Bakal Lawan "Calon Boneka", Ridwan Kamil: Dharma Pongrekun Bukan "Kaleng-kaleng""

 

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved