Selasa, 21 April 2026

Pemprov Jabar Bakal Rapat dengan Menko Maritim Bahas Groundbreaking TPA Legok Nangka

Pemprov Jabar mulai membahas langkah teknis bersama Kemenko Maritim dan Investasi untuk groundbreaking TPPAS Legok Nangka

istimewa
Dok. Tb Hasanuddin meninjau pembangunan TPA Legok Nangka di Nagreg, Kabupaten Bandung, Selasa (8/5/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jabar mulai membahas langkah teknis bersama Kemenko Maritim dan Investasi untuk groundbreaking Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka, Kabupaten Bandung.

Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin, mengatakan rencananya rapat bakal dilaksanakan dalam waktu dekat di Bandung, setelah sebelumnya Pemprov Jabar resmi menjalin kerja sama dengan PT Jabar Enviromental Solutions (JES) untuk pengelolaan TPPAS Regional Legok Nangka pada Mei 2024.

"Akan dibahas, besok (Sabtu) Pak Luhut ke sini. Saya akan membahas bagaimana (TPPAS Legok Nangka)," ujar Bey, di Gedung Sate, Selasa (6/8/2024).

Baca juga: 14 SP BPD Seluruh Indonesia Hadir dalam Munas I di Bandung, Bentuk Iklim Ketenagakerjaan Positif

Menurutnya, rapat bersama Pemerintah pusat dilakukan untuk mematangkan perencanaan dan pembangunan, sekaligus menepis kabar Presiden Jokowi akan melakukan groundbreaking Legok Nangka dalam waktu dekat.

"Karena groundbreaking menurut pengertian kami, sudah ada langsung pembangunan. Jangan sampai hanya karena hari itu ada Presiden, berhenti pembangunan,"

"Jadi, kami bahas dulu dengan Pak Luhut, Sabtu mau ke sini," tambahnya.

Sebelumnya, Bey Machmudin mengatakan Pemprov selaku Penanggung Jawab Projek Kerja Sama (PJPK) berkomitmen mengelola sampah regional di Cekungan Bandung dengan mempercepat operasional TPPAS Legok Nangka.

Baca juga: Menjelang Pilkada Majalengka 2024, KPU Upayakan Partisipasi Masyarakat Meningkat

"Proyek TPPAS Regional Legok Nangka adalah bukti komitmen kami untuk Jawa Barat yang lebih hijau dan bersih. Kolaborasi ini akan membuka jalan bagi pengelolaan sampah yang canggih dan pembangunan berkelanjutan di Bandung Raya," katanya.

TPPAS Legok Nangka akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektare di Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung dan akan menampung sampah di Bandung Raya yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, plus Kabupaten Sumedang.

TPPAS Legok Nangka dirancang untuk mengolah sampah memanfaatkan teknologi canggih untuk kemudian dikonversi menjadi energi listrik. 

Legok Nangka akan fokus pada rasio penerimaan sampah, target pelestarian lingkungan, dan siklus pengolahan sampah yang efisien.

Baca juga: Pengacara Iptu Rudiana Berang Toni RM Tuding Kliennya Berbohong: yang Bohong Pegi Setiawan

Kehadiran TPPAS Legok Nangka diharapkan dapat secara signifikan mengurangi dampak lingkungan dari sampah di Cekungan Bandung sekaligus menyediakan energi listrik yang andal.

Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berharap, pengerjaan infrastruktur dari proyek TPPAS Regional Legok Nangka dapat dikebut dengan tetap mencermati hasil yang bagus agar bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan.

"Saya berharap penyelesaian infrastruktur bisa berjalan lancar dengan hasil yang bagus karena sangat penting (secara tidak langsung) bagi kebersihan air Sungai Citarum," ujar Luhut. (*)
 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved