Usai Libur Sekolah, Kini Bahaya DBD Mengancam Siswa di Kota Cimahi, Ternyata Ini Penyebabnya
Penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD), mengancam lingkungan sekolah di Kota Cimahi setelah ditinggal libur panjang.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD), mengancam lingkungan sekolah di Kota Cimahi setelah ditinggal libur panjang, sehingga guru dan semua siswa diminta untuk waspada dan antisipasi.
Melihat kondisi itu, Dinas Kesehatan Kota Cimahi meminta pihak sekolah untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan sekolah terutama di titik yang terdapat sarang nyamuk Aedes Aegypti.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Penular (P2P), Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini mengatakan, ancaman DBD itu karena genangan air yang dibiarkan selama libur sekolah bisa jadi tempat tumbuhnya jentik nyamuk.
"Sekolah selama libur ini kosong, jadi di kamar mandi yang banyak genangan air harus dilakukan pemantauan dan kalau ada jentik nyamuk harus dimusnahkan," ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Cimahi, Selasa (16/7/2024).
Baca juga: Arsan Latif Pj Bupati Bandung Barat Akhirnya Ditahan terkait Kasus Korupsi Pasar Cigasong
Dengan adanya ancaman tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Cimahi untuk memerintahkan kepada semua sekolah melakukan PSN agar siswa tidak terjangkit penyakit DBD.
"Jadi jangan sampai ada jentik dan jadi nyamuk, terus jangan sampai ada gigitan nyamuk DBD di sekolah," kata Dwihadi.
Meski ada ancaman itu, pihaknya memastikan secara keseluruhan tren kasus DBD di Kota Cimahi mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir, bahkan sejak Januari hingga Juni 2024 hanya mencapai 684 orang.
Baca juga: Diusung Partai Gerindra Maju di Pilwaklot Cimahi 2024, Adhitia Singgung Sosok Ngatiyana
Dari jumlah itu rinciannya, Januari 145 kasus, Februari 154 kasus, Maret 160 kasus, April 102 kasus, Mei 81 kasus dan Juni 42 kasus, tetapi Dwihadi meminta masyarakat tetap waspada karena Kota Cimahi merupakan wilayah endemi DBD.
"Paling banyak Februari sampai Maret, sekarang turun terus. Tapi kita harus waspada, apalagi pada Agustus diprediksi akan memasuki musim hujan lagi," ucapnya.
Selain itu pihaknya juga menyarankan masyarakat Kota Cimahi menanam tanaman yang bisa mengusir nyamuk seperti bunga lavender, daun siri dan daun mint karena diyakini bisa mengusir nyamuk penyebar virus DBD.
Kota Cimahi Akhirnya Miliki Sekda Definitif, Bukan Sosok Asing di Kalangan ASN |
![]() |
---|
Polres Cimahi Siaga di Pintu Tol Hingga Stasiun Kereta Cegah Pelajar Demo di Jakarta |
![]() |
---|
Langit-langit Rumah Roboh Timpa Dua Bocah 6 dan 2 Tahun di Cimahi, Begini Nasib Keduanya |
![]() |
---|
PLN ULP Cimahi Kota Sosialisasikan Aplikasi New PLN Mobile di Kelurahan Pasir Kaliki |
![]() |
---|
PLN UP3 Cimahi Gencarkan Program Sarling, Sosialisasikan Promo Energi Kemerdekaan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.