Berita Viral

KCI Buka Suara soal Viral Data KAI Commuter Diduga Bocor dan Dijual, Peretasan Pakai Akun Pegawai

Media sosial tengah heboh memperbincangkan soal data Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter yang diduga bocor hingga dijual ke dark web

x
Media sosial tengah heboh memperbincangkan soal data Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter yang diduga bocor hingga dijual ke dark web 

TRIBUNJABAR.ID - Media sosial tengah heboh memperbincangkan soal data Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter yang diduga bocor hingga dijual ke dark web.

Kabar tersebut menjadi viral di media sosial, salah satunya diungkap oleh akun X @txttaransportasi, Selasa (2/7/2024) sore.

"Loh loh... database KAI?" tulis pengunggah.

Baca juga: Ramai soal Data Instansi Bocor hingga Dijual di Dark Web, TNI, Polri, dan Kemenhub Buka Suara

Unggahan itu menunjukkan sebuah tangkapan layar yang memperlihatkan data yang diduga milik KAI Commuter itu diiklankan di forum peretasan BreachForums pada 30 Juni 2024 oleh pengguna dengan nama Fox47.

Ia mengklaim, data yang terdiri dua juta baris mencakup berbagai informasi pribadi pengguna KAI Commuter, seperti nama, kode tiket, metode pembayaran dan waktu transaksi.

Unggahan pada forum peretasan itu juga dilengkapi dengan sampel data pengguna yang diduga bocor.

Peretasan data menggunakan akun pegawai

Manager Public Relation PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter, Leza Arlan buka suara soal dugaan peretasan basis data (databes) pengguna KAI Commuter oleh pelaku Minggu (30/6/2024).

"KAI Commuter bersama pihak-pihak terkait terus berkoordinasi dan melakukan investigasi secara mendalam untuk menelusuri dan mengusut tuntas kejadian peretasan sistem tersebut," ujarnya, saat dihubungi, Rabu (3/7/2024), dikutip dari Kompas.com.

Seluruh sistem teknologi informasi (IT) yang ada di lingkungan KAI Commuter juga masih berjalan dengan baik hingga saat ini.

"Masyarakat juga tidak perlu khawatir untuk melanjutkan penggunaan seluruh aplikasi layanan yang dihadirkan oleh KAI Commuter karena KAI Commuter memiliki manajemen keamanan informasi yang baik," terang Leza.

Lebih lanjut, Leza mengatakan pihaknya kini telah mengimplentasikan ISO 27001:2013 sebagai standardisasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi di KAI Commuter.

Standardisasi keamanan ini pun secara berkala dilakukan audit oleh auditor independen guna memastikan keamanan dalam penerapannya.

Ia menyampaikan, KAI Commuter menindak tegas perbuatan peretasan yang menyerang basis data miliknya.

Sebagai tindak lanjut, KAI Commuter akan bekerja sama dengan pihak berwajib untuk mengusut kasus ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved