Website SMAN 1 Kota Sukabumi Diretas

Kepala SMAN 1 Kota Sukabumi Curiga Hal Ini yang Menyebabkan Situs Sekolah Diretas Jadi Judi Online

Website SMAN 1 Kota Sukabumi tersebut awalnya berisi profile sekolah, namun kemudian berubah tampilan menjadi iklan judi online (judol) pada Rabu (26/

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Ravianto
dian herdiansyah/tribun jabar
SMAN 1 Kota Sukabumi yang terletak di Jl. RH Didi Sukardi No. 124 Kel. Citamiang Kec. Citamiang, Kota Sukabumi. 

"Mungkin khawatirnya ada tambahan informasi baru kaitan dengan kelulusan PPDB. Asalnya tidak lulus jadi lulus dan orang yang lulus tidak lulus. Itu bisa saja jadi modus orang yang mencari keuntungan," timpalnya. 

Tantangan Baru Sekolah 

Menanggapi terjadi peretasan terhadap website sekolah, Ceng Mamad mengangap sesuatu yang mengkhawatirkan sebagai guru sekaligus sebagai kepala sekolah. 

Ini pun kata Mamad menjadi tantangan dunia pendidikan hari ini dan perlu dimasukan kedalam literasi digital sekolah. 

"Kalau kemarin tentang literasi kekerasan, pornografi, porno aksi, narkoba, nah belum ada yang menyentuh judi online. Ini sangat meresahkan dan perlu kita jaga anak-anak kita khawatirnya juga mereka iseng-iseng, menikmatinya ini sangat bahaya," ungkap Mamad. 

Menjadi Perhatian Serius

Ceng Mamad berendapat dengan munculnya fenemena nasional judi online. Apalagi dengan kejadian peretasan terhadap website dengan iklan judi online menjadi perhtian semua pihak. 

"Ini menjadi perhatian serius berbagai pihak. Apalagi sampai menyasar ke website sekolah ini memprihatinkan dan membahayakan bagi siapa pun bagi yang mencobanya," kata Mamad. 

"Intinya harus lebih hati-hati kepada semua pelajar dan menjadi kewaspadaan. Jangan coba-coba klik website berhubungan dengan judi online ini akan ketagihan dan terseret-seret. Judi candu sama seperti obat-obatan terlarang," terang Mamad.

Menurutnya sekolah harus teliti dan melakukan himbauan kepada semua pihak termasuk ke pihak orangtuanya. 

"Bahkan sekali-kali perlu adanya sidak memeriksa handpone anak-anak. Sering buka gak itu judi online," tutupnya.

 

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved