Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Teguh Saksi Kasus Vina yang Cabut BAP Kembali Bersuara, Ungkap Ancaman Penyidik

Teguh juga mengaku saat kejadian di 2016 masih sekolah dan takut sehingga menurut saja apa yang diminta penyidik.

Editor: Ravianto
kompastv
Teguh, saksi kasus Vina yang mencabut BAP tahun 2016 saat ditemui tim Kompas TV, Senin (17/6/2024) pagi. 

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Satu per satu saksi Kasus Pembunuhan Vina Dewi Arsita atau Vina Cirebon 27 Agustus 2016 silam mencabut BAP.

Selain Liga Akbar, saksi yang mencabut BAP tahun 2016 itu adalah Teguh.

Kini, Teguh menceritakan intimidasi, tekanan dan ancaman yang dilakukan oleh penyidik agar dirinya memberikan keterangan bohong bahwa tidak tidur di rumah pak RT.

Hal itu disampaikan saksi Teguh saat ditemui tim KompasTV pada Senin (17/6/2024) Pagi.

“Kalau misalkan kamu tidur di kontrakan pak RT, kamu tuh akan bahaya ikut sama temen 5 itu,” ujar Teguh menceritakan ancaman dari penyidik.

Teguh juga mengaku saat kejadian di 2016 masih sekolah dan takut sehingga menurut saja apa yang diminta penyidik.

Teguh, salah satu saksi di kasus Vina Cirebon saat diwawancarai Dedi Mulyadi di kanal Youtubenya.
Teguh, salah satu saksi di kasus Vina Cirebon saat diwawancarai Dedi Mulyadi di kanal Youtubenya. (youtube@Kang Dedi Mulyadi)

“Jadi pikiran Teguh itu kemana-mana, takut waktu itu, ditambah masih sekolah, jadi takut,” ujar Teguh.

Teguh mengaku menyesal sudah memberikan keterangan bohong ini.

Menangis di Kanal Dedi Mulyadi

Baca juga: Tangis Penyesalan Teguh, Kebohongannya Bikin 7 Terpidana Kasus Vina Cirebon Dipenjara Seumur Hidup

Sebelumnya Teguh juga menangis di rumah Dedi Mulyadi.

Ia menyesali kesaksiannya terhadap kasus Vina pada 2016 silam.

Teguh mengaku berbohong dan telah mendapatkan amplop dari keluarga Eka Sandi.

Amplop itu diberikan keluarga Eka Sandi agar Teguh mengaku berbohong telah membuat pernyataan dirinya tidur di rumah Pak RT di malam kejadian.

"Padahal saya benar-benar tidur di rumah Pak RT, saya takut karena polisi bilang 'kamu tuh bohong, padahal Pak RT tak bukain kunci'," kata Teguh pada Dedi Mulyadi di channel Youtube eks Bupati Purwakarta itu.

"Jadi gimana ya pak, Teguh kan memang tidur di situ. Tapi Teguh keder," katanya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved