Rabu, 8 April 2026

Pilkada Jawa Barat

Siapa yang Akan Diusung PKS Maju pada Pilgub Jabar? Ini Kata Netty Prasetiyani

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum secara gamblang menentukan siapa yang akan maju dalam Pilgub Jabar.

|
Penulis: Nappisah | Editor: Giri
ISTIMEWA
Anggota Komisi IX DPR RI dari PKS, Netty Prasetiyani. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum secara gamblang menentukan siapa yang akan maju dalam Pilgub Jabar.

Kabid Kesejahteraan Sosial DPP PKS, Netty Prasetiyani, mengatakan, pembahasan siapa yang akan maju sebagai bakal calon gubernur masih terus digodok. 

"Berbicara Jawa Barat, nama-nama yang saat ini didorong DPW ke DPP yakni Kang Haru (Suandaru) dan Kang Idris (Muhammad Idris) bisa menyodorkan program bagaimana Jabar di masa yang akan datang. Ini lah yang sangat penting," jelas Netty, Sabtu (8/6/2024).

Dikatakannya, Jawa Barat merupakan provisi yang unik dan memiliki keanekaragaman yang sangat tinggi.

"Karena Jabar adalah daerah penyangga Ibu Kota dan kita lihat sangat kaya dan beragamnya suku di Jawa Barat, diharapkan orang yang nantinya diusung itu memiliki fleksibilitas terhadap pluralitas, baik itu suku, agama, dan budaya yang ada di Jabar,” ucap Netty.

Baca juga: Pangandaran Rawan Konflik pada Pilkada 2024 Kalau Pasangan Calonnya Cuma Dua

Mengenai siapa yang lebih cocok untuk memimpin Jawa Barat, Netty menjelaskan, Daru dan Idris merupakan putra terbaik Jawa Barat.

Sosok Haru Suandharu atau Muhammad Idris , menurutnya, memiliki kemampuan besar dan sangat layak memimpin Jawa Barat.

"Keduanya memang memiliki karakteristik yang berbeda, karena keduanya tumbuh dan berkembang di dua wilayah Jawa Barat yang berbeda. Pak Idris di Depok (mantan wali kota Depok) yang sangat dekat dengan Jakarta, kemudian juga budayanya Sunda-Betawi,” katanya.

Baca juga: KPU Subang Siap Gelar Pilkada 2024, Imran Ajak Warga Manfaatkan Pesta Demokrasi untuk Bangun Daerah

 Sedangkan Haru Suandharu tumbuh dan besar di Kota Bandung dan daerah Priangan yang juga berbeda dengan Sunda-Betawi. 

"Semoga siapapun yang nantinya diamanahi untuk maju di Pilgub bisa meneruskan tradisi baik. Kalau dulu kita punya yesterday for Jabar, maka sekarang Jabar tomorrow," kata Netty yang merupakan istri mantan gubernur Jabar, Ahmad Heryawan. (*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved