Selasa, 2 Juni 2026

Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

'Mereka Takut Bicara' eks Napi Cirebon Bongkar Curhatan Para Terpidana Kasus Vina Cirebon di Lapas

Abi ternyata berinteraksi dengan para terpidana kasus Vina Cirebon atau Kasus Pembunuhan Vina Dewi Arsita.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/ Eki Yulianto
Mantan narapidana di Lapas Kelas I Cirebon, Abi Budi Permadi, mengaku sempat menerimanya curhatan para terpidana kasus Vina Cirebon.  

Seperti diketahui, cerita yang disampaikan Abi sinkron dengan pernyataan Saka Tatal, mantan terpidana kasus Vina Cirebon yang telah bebas beberapa waktu lalu.

Saka mengaku sempat mengalami kekerasan fisik untuk mengakui perbuatan yang tidak dilakukannya.

Foto para terpidana dalam keadaan babak belur juga sempat beredar di media sosial, di mana memperkuat bahwasanya para terpidana mendapatkan perlakuan tak mengenakkan selama berada di tahanan.

Saksi Cabut Kesaksian 8 Tahun Lalu

Sementara itu saksi kunci kasus tersebut Liga Akbar Cahyana alias Gaga Awod mencabut kesaksiannya pada delapan tahun lalu.

Liga Akbar memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Barat pada Selasa (4/6/2024).

Gaga Awod yang mengaku sahabat Eky tersebut diperiksa selama kurang 6 jam dengan dicecar 15 pertanyaan.

Saat diperiksa Liga Akbar mencabut beberapa pernyataan yang tertulis di putusan PN Cirebon dengan Nomor 4/Pid.B/2017/PN.Cbn.

Pengacara Pegi, Yudi Alamsyah menyebut Liga Akbar tidak berada di lokasi kejadian saat Vina dan Eky dibunuh.

"Pertama Liga Akbar mengaku tidak kenal dengan Pegi Setiawan," ucap Yudi Alamsyah dikutip TribunJakarta.com dari YouTube tvOne, pada Rabu (5/6/2024).

"Yang kedua ada beberapa poin yang oleh Liga dicabut,"

"Bahwa Liga Akbar tidak merasa diposisi sedang mengendarai kendaraan diteriaki lalu dilempari,"

"Liga Akbar itu sama sekali tidak ada di tempat," imbuhnya.

Padahal 8 tahun lalu, Liga Akbar mengaku saat melintas di Jl. Perjuangan Maja Asem Kec. Kesambi Kota Cirebon, depan SMPN 11, ia bersama Vina dan Eky melewati sejumlah anak muda sedang mengobrol.

Liga Akbar membawa sepeda motor mio warna hitam, sedangkan Eky yang berboncengan dengan Vina mengendarai motor Yamaha Xeon warna kuning hijau tosca.

Menurut Liga Akbar di depan majelis hakim kala itu, gerombolan anak muda ini langsung melempari mereka dengan batu.

Liga Akbar dan Eky kemudian memacu kendaraannya.

Liga Akbar mengaku bahwa ia belok kanan ke gang sebelah sekolahan MAN 2, sementara Eky yang membonceng Vina menurutnya dikejar oleh gerombolan anak muda tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved