Sosok Sopyah Tampil Seperti Laki-laki Demi Jadi Buruh Bangunan di Indramayu, Pernah Tak Makan 3 Hari

Inilah sosok Sopyah Supriatin (22), perempuan di Indramayu, yang terpaksa berpenampilan seperti laki-laki demi bisa bekerja sebagai buruh bangunan.

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Sopyah Supriatin (22) dan adiknya, Samsul Ramadan (15) kakak beradik di Indramayu yang memiliki kisah hidup memilukan. Sopyah rela berpenampilan seperti laki-laki demi bekerja sebagai buruh bangunan. (Tribun Jabar/Eki Yulianto) 

TRIBUNJABAR.ID - Inilah sosok Sopyah Supriatin (22), perempuan di Indramayu, Jawa Barat, yang terpaksa berpenampilan seperti laki-laki demi bisa bekerja sebagai buruh bangunan.

Bagi sebagian orang, mencari pekerjaan tidaklah selalu mudah.

Terlebih, bagi orang-orang yang masih berada di bawah garis kemiskinan.

Seperti yang dialami oleh Sopyah Supriatin yang terpaksa memotong pendek rambutnya agar terlihat seperti laki-laki.

Hal itu dilakukan oleh Sopyah Supriatin demi bisa bekerja sebagai buruh bangunan.

Baca juga: Sosok Ayah Banting Bayi di Empat Lawang, Nikah Usia Anak, Sering Lakukan KDRT ke Istri Usia 17 Tahun

Sopyah Supriatin memiliki adik bernama Samsul Ramadan (15).

Keduanya sudah dua tahun tinggal di sebuah rumah sederhana di atas tanah pemerintah di Jalan Samsu Blok Bong, Kelurahan Lemah Mekar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Sopyah rela melakukan apapun demi bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan untuk membiayai sang adik.

Sopyah sendiri sudah putus sekolah sejak beberapa tahun lalu.

Kini, Samsul Ramadan pun terpaksa putus sekolah karena terkendala oleh biaya.

Disdikbud Indramayu bersama pemerintah Kecamatan Indramayu saat mengunjungi kediaman Sopyah dan Samsul di rumah mereka di Jalan Samsu Blok Bong, Kelurahan Lemah Mekar, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (16/5/2024).
Disdikbud Indramayu bersama pemerintah Kecamatan Indramayu saat mengunjungi kediaman Sopyah dan Samsul di rumah mereka di Jalan Samsu Blok Bong, Kelurahan Lemah Mekar, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (16/5/2024). (Istimewa)

Padahal, Samsul adalah sosok murid yang berprestasi.

Belum lama ini, Samsul ia sukses merebut trofi juara 2 dalam ajang Wall Climbing Competition (WCC) bersama Mahameru Climbing Club (MCC) Indramayu yang diadakan oleh Mahasiswa Kehutanan Pecinta Alam (Mahakupala) Universitas Kuningan.

Ayah Merantau, Ibu Meninggal Dunia

Sopyah dan Samsul masih memiliki seorang ayah yang merantau ke luar kota menjadi buruh serabutan.

Kendati demikian, penghasilan dari sang ayah belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kakak-beradik ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved