Hingga Malam Ini, Korban Tewas Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar Bertambah Jadi 37 Orang
Hingga Minggu (12/5/2024) malam, jumlah korban tewas menjadi 37 orang, bertambah 6 orang dari data tadi sore.
Petugas Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Agam melaporkan sekitar 90 unit bangunan terendam, baik tempat tinggal warga, fasilitas umum dan tempat usaha.
Sedangkan, di Kecamatan Sungai Pua, warga yang luka-luka juga telah mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Data sementara, korban meninggal sebanyak 4 orang, dengan rincian 3 orang yang telah teridentifikasi dan satu lainnya masih dalam proses identifikasi.
Sementara itu, di Kecamatan IV Koto, banjir merendam di Nagari Koto Tuo.
Sekitar 60 warga dievakuasi menuju SMPN 1 Koto Tuo. Sedangkan sejumlah rumah, 20 tempat usaha dan 1 sekolah tergenang banjir di wilayah itu.
Diberitakan sebelumnya, akibat tingginya curah hujan di kawasan Gunung Marapi mengakibatkan terjadinya banjir lahar dingin ke sejumlah wilayah aliran sungai di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (11/5/2024) malam.
Dari informasi yang diterima tim TribunPadang.com, banjir lahar dingin terjadi di Nagari Bukik Batabuah, Nagari Sungai Pua, Nagari Aie Angek, Nagari Koto Baru, Nagari Batipuah dan beberapa wilayah lainnya.
Dari video yang diterima tim TribunPadang.com, tampak aliran banjir meluap ke jalan dan masuk ke dalam rumah warga.
Wali Nagari Bukik Batabuah, Firdaus, mengatakan air meluap di lokasi yang sebelumnya juga pernah terjadi banjir.
"Karena dua tiang penyanggah jembatan itu hal yang kami takutkan di Bukik Batabuah kembali terulang, bahkan 2 kali lebih besar," ujarnya.
Ia mengatakan sejumlah warga sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Banyak juga warga yang masih bertahan di dalam rumah masing-masing karena tidak bisa keluar.
"Warga yang rumahnya masuk air sudah mengungsi, tapi beberapa warga masih bertahan di rumah masing-masing, saat ini lampu juga mati, semakin menyulitkan warga," katanya.
"Kita sudah berikan imbauan kepada warga agar berhati-hati, kemudian melaporkan jika terjadi hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. (*)
| Banjir Bandang di Sukabumi, Puskesmas Palabuhanratu Sempat Tendam hingga 1 Meter, Tertutup Lumpur |
|
|---|
| Detik-detik Mencekam Banjir Bandang Terjang Curug Cikaso Sukabumi, 2 Remaja Berbaju Pramuka Terseret |
|
|---|
| Tak Ada Ucapan Duka dan Kata Maaf, Pernyataan Green SM Indonesia Soal Tragedi Maut Bekasi Timur |
|
|---|
| Jembatan Hanyut oleh Banjir Bandang, Kapolsek Nyalindung Sukabumi Gendong Anak SD Seberangi Sungai |
|
|---|
| Banjir Bandang di Cipeteuy Sukabumi Rusak 4,38 Hektare Sawah, Petani Hadapi Gagal Panen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/banjir-bandang-agam.jpg)