Rabu, 27 Mei 2026

Hingga Malam Ini, Korban Tewas Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar Bertambah Jadi 37 Orang

Hingga Minggu (12/5/2024) malam, jumlah korban tewas menjadi 37 orang, bertambah 6 orang dari data tadi sore.

Tayang:
Editor: Ravianto
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
Kondisi pasca banjir di Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, Minggu (12/5/2024) 

Petugas Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Agam melaporkan sekitar 90 unit bangunan terendam, baik tempat tinggal warga, fasilitas umum dan tempat usaha.

Sedangkan, di Kecamatan Sungai Pua, warga yang luka-luka juga telah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Data sementara, korban meninggal sebanyak 4 orang, dengan rincian 3 orang yang telah teridentifikasi dan satu lainnya masih dalam proses identifikasi.

Sementara itu, di Kecamatan IV Koto, banjir merendam di Nagari Koto Tuo.

Sekitar 60 warga dievakuasi menuju SMPN 1 Koto Tuo. Sedangkan sejumlah rumah, 20 tempat usaha dan 1 sekolah tergenang banjir di wilayah itu.

Diberitakan sebelumnya, akibat tingginya curah hujan di kawasan Gunung Marapi mengakibatkan terjadinya banjir lahar dingin ke sejumlah wilayah aliran sungai di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (11/5/2024) malam.

Dari informasi yang diterima tim TribunPadang.com, banjir lahar dingin terjadi di Nagari Bukik Batabuah, Nagari Sungai Pua, Nagari Aie Angek, Nagari Koto Baru, Nagari Batipuah dan beberapa wilayah lainnya.

Dari video yang diterima tim TribunPadang.com, tampak aliran banjir meluap ke jalan dan masuk ke dalam rumah warga.

Wali Nagari Bukik Batabuah, Firdaus, mengatakan air meluap di lokasi yang sebelumnya juga pernah terjadi banjir.

"Karena dua tiang penyanggah jembatan itu hal yang kami takutkan di Bukik Batabuah kembali terulang, bahkan 2 kali lebih besar," ujarnya.

Ia mengatakan sejumlah warga sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman. 

Banyak juga warga yang masih bertahan di dalam rumah masing-masing karena tidak bisa keluar.

"Warga yang rumahnya masuk air sudah mengungsi, tapi beberapa warga masih bertahan di rumah masing-masing, saat ini lampu juga mati, semakin menyulitkan warga," katanya.

"Kita sudah berikan imbauan kepada warga agar berhati-hati, kemudian melaporkan jika terjadi hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved