Hingga Malam Ini, Korban Tewas Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar Bertambah Jadi 37 Orang
Hingga Minggu (12/5/2024) malam, jumlah korban tewas menjadi 37 orang, bertambah 6 orang dari data tadi sore.
Material kayu dan lumpur juga banyak menutupi rumah hingga jalan utama.
Selain itu, air juga masih meluap ke rumah dan jalan utama karena berubahnya aliran sungai yang sebelumnya tertutup oleh lumpur dan material lainnya.
Wali Nagari Bukik Batabuah, Firdaus mengatakan sejak pukul 21.00 WIB hujan lebat sudah mengguyur di kawasan Nagari Bukik Batabuah.
Ia menyebutkan banjir terjadi di aliran sebelumnya yang sempat meluap pada April 2024 lalu.
15 Korban Banjir Lahar Dingin Marapi Sumbar
Banjir lahar dingin Gunung Marapi di wilayah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, menelan korban jiwa, Sabtu (11/5/2024) malam.
Pencarian korban dilakukan petugas gabungan di tiga kecamatan terdampak hingga hari ini, Minggu (12/5/2024).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam merilis jumlah korban meninggal sebanyak 15 orang.
Dari total tersebut, 11 orang ditemukan di wilayah Kecamatan Canduang dan 4 orang di Kecamatan Sungai Pua.
Petugas gabungan yang dikoordinasikan oleh BPBD Kabupaten Agam masih melakukan upaya-upaya penanganan darurat bencana.
Banjir lahar dingin yang terjadi setelah adanya hujan lebat menerjang tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Canduang, Kecamatan Sungai Pua dan Kecamatan IV Koto.
Di wilayah Kecamatan Canduang, dari 11 korban yang dievakuasi sebanyak 4 orang telah teridentifikasi petugas.
Sedangkan sisanya masih dalam proses identifikasi.
Selain korban jiwa, sebanyak 7 warga Kecamatan Canduang yang mengalami luka-luka telah mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.
Limpasan banjir ini menerjang Nagari Bukik Batabuah, Canduang.
| Banjir Bandang di Sukabumi, Puskesmas Palabuhanratu Sempat Tendam hingga 1 Meter, Tertutup Lumpur |
|
|---|
| Detik-detik Mencekam Banjir Bandang Terjang Curug Cikaso Sukabumi, 2 Remaja Berbaju Pramuka Terseret |
|
|---|
| Tak Ada Ucapan Duka dan Kata Maaf, Pernyataan Green SM Indonesia Soal Tragedi Maut Bekasi Timur |
|
|---|
| Jembatan Hanyut oleh Banjir Bandang, Kapolsek Nyalindung Sukabumi Gendong Anak SD Seberangi Sungai |
|
|---|
| Banjir Bandang di Cipeteuy Sukabumi Rusak 4,38 Hektare Sawah, Petani Hadapi Gagal Panen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/banjir-bandang-agam.jpg)