HIKMAH RAMADHAN: Ramadan, Bulan Komunikasi Ilahiah
Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran”. (QS. Al-Baqarah:186)
Andri Hendrawan, Dosen IAI Persis Bandung
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - “DAN apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepada tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku.
Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran”. (QS. Al-Baqarah:186)
Hikmah bulan Ramadan begitu banyak tertuai dalam kehidupan sehari-hari.
Terlebih insan diri yang ingin menyucikan diri di bulan suci ini sekaligus yang ingin memperdalam agama, mengisi rohani serta meraih kemenangan di bulan yang penuh berkah.
Salah satu hikmah yang terpetik, yakni Ramadan sebagai momentum untuk menjalin komunikasi lebih intens dengan Ilahi.
Terutama memanjatkan doa di setiap waktu di bulan Ramadan, karena dengan penuh keyakinan bahwa berdoa di kala shaum niscaya akan cepat terkabul.
Doa menjadi jembatan komunikasi dengan Ilahi. Sebagai muslim, berdoa merupakan praktek ibadah yang sangat pribadi. Berdoa menciptakan suasana intim dan harmonis dan mendekatkan makhluk dengan Sang Khalik.
Dengan berdoa, sinyal kuat dengan Allah Swt akan tersambung terus dengan kuota yang tak pernah habis karena di-charge terus dengan penuh keikhlasan diri dalam ucap-lantunan pengharapan, pengampunan, serta segenap kalimat yang memungkinkan seorang hamba sangat intim dan dekat dengan sang Ilahi.
Berdoa ini begitu mudah, murah, dan sederhana, namun mewah yang akan didapatkannya ketika terkabul.
Pada bulan Ramadan ini, hablumminannas-pun tak terlupakan, bahkan komunikasi semakin erat antarsesama manusia terlebih sesama muslim. Ramadan dengan aktivitas sahur dan berbukanya, membuka kran komunikasi antar-arah, komunikasi keluarga; ayah-bunda, anak-anak, saudara, hingga antar tetangga.
Telah mewujud menjadi komunikasi sosial yang lebih luas, sampai sikap sosial pun nampak hadir di bulan ramadan ini; sikap saling memberi, saling merasa, saling peduli, dan penuh berkah kedermawanan.
Maka Ramadan dengan segala amalan ibadah yang ada di dalamnya, akan dan telah memberi pesan komunikasi bahwa selama di bulan ramadan, kualitas pribadi muslim terbentuk dengan ciri spiritualnya menuju sempurna terutama menciptakan kondisi komunikasi dengan sang Ilahi terkelola dengan baik di setiap kali ibadahnya kemudian dilanjutkan dengan komunikasi antar sesama yang akan menjadi salah satu pembuka rezeki karena saling bersilaturahmi dengan saling sapa alias berkomunikasi. Wallahu A'lam bi Al-Shawab. (*)
| Wisuda ke-26 IAI Persis Bandung jadi Lulusan Terbanyak, Angkatan Magister Perdana Turut Dikukuhkan |
|
|---|
| IAI Persis Bandung Berkunjung ke Tribun Jabar, Bincang Dakwah Online hingga Perbankan Syariah |
|
|---|
| Hikmah Ramadhan, Rahasia Pengabulan Doa: Ditolak? Tuhan Ingin Hambanya Datang Langsung ke Langit |
|
|---|
| Hikmah Puasa Ramadhan, Menebar Energi Positif: Hadirnya Kebahagiaan, Perginya Adalah Kehilangan |
|
|---|
| THR Ala 60s Parijs Van Java, Gelar Konvoi Hingga Adakan Ceramah dari Ustaz Kondang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-sholat.jpg)