Senin, 4 Mei 2026

Nelayan Indramayu Hilang di Laut, Kapal Diduga Terbalik Diterjang Ombak, Pencarian Masih Nihil

Perahu KM Sumber Jaya berukuran 3 GT dilaporkan terbalik di Perairan Indramayu. 

Tayang:
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Giri
Istimewa
Petugas mencari korban yang hilang di perairan Indramayu, Rabu (13/3/2024). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Perahu KM Sumber Jaya berukuran 3 GT dilaporkan terbalik di Perairan Indramayu

Cartim (56) seorang nelayan warga Brondong, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, yang mengemudikan perahu itu kini hilang.

Perahu nelayan tersebut diduga terbalik seusai diterjang ombak dengan gelombang tinggi.

Insiden tersebut terjadi pada Senin (11/3/2024).

Upaya pencarian pun hingga saat ini masih terus dilakukan.

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar, melalui Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, mengatakan, tenggelamnya perahu diperkirakan terjadi di Perairan Pancer Balok.

Titiknya sekitar 2 mil laut dari Pantai Brondong, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu.

Baca juga: Banjir Kepung Wilayah Indramayu, ini Upaya Pemkab Atasi Genangan yang Rendam Permukiman Warga 

"Total personel yang terlibat dalam pencarian mencapai 26 orang, terdiri atas personel Satpolair Polres Indramayu, Basarnas, Tagana, BPBD, serta relawan dari Potensi SAR Emergency Response Team," ujar Asep kepada Tribuncirebon.com. 

Pencarian menggunakan tiga unit lifeboat and rescue craft (LCR). Pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian dan menyisir arah timur mengikuti arus laut pada hari kemarin.

Namun, upaya pencarian mengalami sedikit kendala karena cuaca buruk. Hujan deras dan angin kencang yang menyebabkan pandangan terbatas dan dilanjutkan hari ini.

Asep menyampaikan, pencarian hari ini berdasarkan SARmap dari basarnas, korban diprediksi sudah terbawa arus hingga perairan Cirebon.

"Sehingga pencarian korban selanjutkan akan difokuskan di wilayah Cirebon," ujar dia.

Asep menjelaskan, insiden itu terjadi pada Senin (11/3/2024), sekitar pukul 05.00 WIB.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG, Cuaca Ektrem di Indramayu Diprediksi Masih Berlangsung, Waspada Petir

Korban kala itu bersama tiga temannya berangkat melaut dari muara Brondong, Kecamatan Pasekan, menggunakan empat unit perahu. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved