Rabu, 20 Mei 2026

Baso Aci Tercabaikan, Berawal dari Galau, Dapat KUR BRI, Kini Buka 4 Gerai Termasuk di Summarecon

Baso Aci Tercabaikan, awalnya hanya sebuah kamar tidur yang disulap menjadi tempat jualan, kini berkembang menjadi 4 gerai setelah dapat KUR BRI.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
Tribunjabar.id/Kisdiantoro
Pemilik usaha Baso Aci Tercabaikan, Inggra Dwipo Prayoga sedang meracik baso aci untuk konsumen di Food Court Pasar Modern Sinpansa Summarecon Bandung, Sabtu (2/3/2024). 

"Materi-materi pelatihan di Rumah BUMN itu benar-benar sangat berguna. Saya jadi mengenal marketplace Shopee, Tokopedia, Lazada. Alhamdulillah pembelian terus jalan," ujarnya.

Lapak online lainnya, juga ada di Gofood dan Grabfood.

Pandemi Covid-19 berhenti. Roda ekonomi mulai bergerak. Usaha UMKKM pun membaik. Tambahan modal pun bertambah.

Tambahan modal dari KUR BRI inilah yang kemudian menjadikan usaha Baso Aci Tercabaikan semakin maju, menjadi 4 gerai dan mempekerjakan banyak pegawai.

Varian Baso Aci Tercabaikan dan tampilannya pun semakin banyak.

Paketnya pun banyak, mulai Baso Aci Kenalan, Baso Aci Temenan, Baso Aci Saling Suka, Baso Aci Bersama, Baso Aci Tulang Rusukku, Baso Aci Diyamin, Baso Aci Meleleh, hingga Baso Aci Diharkosin.

Di gerai Baso Aci Tercabaikan juga tersedia menu Mie Kocok Bandung dan Kupat Tahu Sambal Geprek.

"Respon konsumen Alhamdulillah baik. Seperti tadi, ada yang balik lagi," kata Inggra, sembari menunjuk konsumen yang sedang memesan Baso Aci Tercabaikan.

Selain paket siap santap, Baso Aci Tercabaikan juga dijual dalam bentuk kemasan kering. Tersedia dua varian Baso Aci Tercabaikan dengan kemasan warna merah dan krem.

Pemilik usaha Baso Aci Tercabaikan, Inggra Dwipo Prayoga menunjukkan Baso Aci Tercabaikan dalam kemasan di Food Court Pasar Modern Sinpansa Summarecon Bandung, Sabtu (2/3/2024).
Pemilik usaha Baso Aci Tercabaikan, Inggra Dwipo Prayoga menunjukkan Baso Aci Tercabaikan dalam kemasan di Food Court Pasar Modern Sinpansa Summarecon Bandung, Sabtu (2/3/2024). (Tribunjabar.id/Kisdiantoro)

Berawal dari Galau

Dia mengisahkan, ide usaha Baso Aci Tercabaikan itu muncul dari kegalauan setelah hijrah dari pekerjaannya di tempat hiburan.

Dia memutuskan berhenti bekerja dari industri hospitality setelah 10 tahun menggelutinya.

2017 adalah tahun kegelisahan. Sebab penghasilan menjadi macet. Sementara pekerjaan belum ada. Kebutuhan keluarga tak bisa dibendung.

Bersama sang istri Ria Riawan (33), Inggra Dwipo Prayoga, menepi ke Kabupaten Garut, tempat kelahiran istri.

Di sana, seolah mendapatkan ilham. Inggra dan istri yang sedang ingin menikmati baso, menemukan gerai baso aci yang pengunjungnya berjubel, mengantre sejak pagi.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved