Rabu, 20 Mei 2026

Baso Aci Tercabaikan, Berawal dari Galau, Dapat KUR BRI, Kini Buka 4 Gerai Termasuk di Summarecon

Baso Aci Tercabaikan, awalnya hanya sebuah kamar tidur yang disulap menjadi tempat jualan, kini berkembang menjadi 4 gerai setelah dapat KUR BRI.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
Tribunjabar.id/Kisdiantoro
Pemilik usaha Baso Aci Tercabaikan, Inggra Dwipo Prayoga sedang meracik baso aci untuk konsumen di Food Court Pasar Modern Sinpansa Summarecon Bandung, Sabtu (2/3/2024). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Baso Aci Tercabaikan, awalnya hanya sebuah kamar tidur yang disulap menjadi tempat jualan, kini berkembang menjadi 4 gerai.

Satu dari empat gerai Baso Aci Tercabaikan ini ada di food court Pasar Modern Sinpasa Summarecon Bandung.

Tiga lainnya berada di Gerai Baso Aci Tercabaikan di Jalan Sukagalih No.193, RT.05/RW.06, Pasirjati, Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat, Gerai Baso Aci Tercabaikan di Gending Mas, Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, dan gerai Baso Aci Tercabaikan di Cipadung 47 RT03/14, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.

Pemilik usaha Baso Aci Tercabaikan, Inggra Dwipo Prayoga, menceritakan usahanya semakin maju setelah mengikuti sejumlah pelatihan di Rumah BUMN Bandung dan mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI.

"Awalnya jualan di rumah. Kamar dibagi dua, disulap jadi tempat jualan. Alat-alat juga pakai yang ada di dapur saja, termasuk tempat untuk memajang baso aci," ujar Inggra Dwipo Prayoga, di gerai Baso Aci Tercabaikan di Pasar Modern Sinpasa Summarecon Bandung, Sabtu (2/3/2024).

Baso Aci Tercabaikan di Food Court Pasar Modern Sinpansa Summarecon Bandung, Sabtu (2/3/2024).
Baso Aci Tercabaikan di Food Court Pasar Modern Sinpansa Summarecon Bandung, Sabtu (2/3/2024). (Tribunjabar.id/Kisdiantoro)

Gerai Baso Aci Tercabaikan di Jalan Sukagalih 193, Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung itulah cikal bakal usaha baso aci ini berkembang biak.

Saat itu, sebagai pengusaha Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM), Inggra masih minim pengalaman.

Berbekal informasi dari teman dan Instagram, dia mengunjungi Rumah BUMN Bandung. Tujuannya mengikuti pelatihan dan bergabung dengan komunitas pengusaha UMKM di Bandung.

Kehadirannya disambut hangat. Dia diarahkan menjadi nasabah BRI, supaya dapat mengakses permodalan melalui KUR BRI.

Perjuangan memperbaiki manajemen, produk, dan kemasan menjadi lebih baik berbuah manis. Pengajuan KUR BRI di tahun 2020 disetujui. Bahkan hanya dalam hitungan beberapa jam saja.

"Tidak lama, setelah disurvei, tiga jam kemudian pinjaman modal cair," ujarnya.

Awalnya hanya mengajukan Rp 10 juta, tapi malah dipercaya mendapatkan pinjaman modal Rp 50 juta.

Dari modal itulah, Inggra melengkapi semua kebutuhan alat untuk produksi dan jualan Baso Aci Tercabaikan.

Dia juga membuka cabang di tempat lain. Perjuangan memang tak mudah. Sebab, tahun 2021, pandemi Covid-19 menghantam Indonesia, termasuk Kota Bandung.

Dia bersyukur, meski gerai sepi, pembelian via online terus berjalan. Bahkan permintaannya ada peningkatan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved