Jumat, 24 April 2026

Mobil yang Dipakai Buang Mayat di Banjar Sempat Mogok di Kuningan, Mayat Dibawa Keliling 3 Hari

Kombes Pol Surawan mengatakan, korban dibunuh oleh pelaku berinisial RZ, atas perintah DT dan DV.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ravianto
nazmi abdurrahman/tribunjabar
Polisi mengevakuasi mayat perempuan yang ditemukan di pinggir tebing Jalan Raya Banjar-Cimaragas Ciamis, Kota Banjar pada Minggu 25 Februari 2024. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Terungkap fakta baru dari kasus penemuan mayat perempuan di tepi jurang Tugu Patung Gajah, Kota Banjar, 25 Februari 2024.

Mayat tersebut diketahui bernama Indriana warga Cipinang, Jakarta Timur.

Mayat Indriana (25) sempat dibawa ke Jakarta, Cirebon dan Kuningan, sebelum akhirnya dibuang dipinggir jurang Tugu Patung Gajah, Dusun Cilengkong, Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar. 

Penemuan mayat yang sudah membusuk di pinggir tebing Jalan Raya Banjar-Cimaragas Ciamis, Kota Banjar pada Minggu 25 Februari 2024. Mayat ditemukan terbungkus selimut di tebing.
Penemuan mayat yang sudah membusuk di pinggir tebing Jalan Raya Banjar-Cimaragas Ciamis, Kota Banjar pada Minggu 25 Februari 2024. Mayat ditemukan terbungkus selimut di tebing. (nazmi abdurrahman/tribun jabar)

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar, Kombes Pol Surawan mengatakan, korban dibunuh oleh pelaku berinisial RZ, atas perintah DT dan DV.

Motif pembunuhan itu, didasari cinta segitiga antara korban dengan DT dan DV. 

"Eksekusi dilakukan pada 20 Februari 2024 oleh RZ, dengan cara menjerat korban menggunakan ikat pinggang selama kurang lebih 15 menit sampai korban meninggal," ujar Surawan, Sabtu (2/3/2024). 

Pembunuhan itu dilakukan oleh RZ di dalam mobil, di kawasan Jalan Bukit Pelangi Sentul, Bogor, saat DV dan DT pergi ke toilet.

"Di tengah jalan, DA dan DT pura-pura buang air kecil. Nah, kebetulan korban ini duduk di kursi depan, kemudian RZ sebagai eksekutor duduk di jok kiri belakang dan menjerat korban dari belakang dengan menggunakan ikat pinggang," katanya.

Setelah dipastikan meninggal, korban dipindahkan ke jok belakang dan pakaikan masker, kemudian dibawa bermalam di Jakarta. 

Besoknya, 21 Februari 2024 siang, para pelaku berencana membawa mayat korban ke Pangandaran, melalui tol Cipali-Cirebon.

Baru sampai Kuningan, mobil yang ditumpangi para pelaku dan korban mengalami kerusakan.

"Kemudian dinaikkan ke atas towing dan diturunkan di penginapan Cisaga Indah 22 Februari 2024, sekitar pukul 06.00 WIB," katanya.

Pada 23 Februari 2024 siang, DT kembali menghubungi towing untuk mengantar mobil mereka ke bengkel yang ada di dekat Tugu Gajah, Kota Banjar

"Pas ditowing itu, mereka semua duduk di mobil. Sampai ke Banjar, karena sparepart nya harus menunggu, mereka membuang jenazahnya ke jurang (dekat bengkel)," ucapnya.

Setelah mobilnya selesai diperbaiki, para pelaku langsung kembali ke Jakarta.

Sebelumnya, mayat Indriana pertama kali ditemukan oleh pengendara motor yang mencium aroma busuk di pinggir tebing Jalan Raya Banjar-Cimaragas Ciamis, Kota Banjar pada Minggu 25 Februari 2024.

Setelah dicek, ternyata mayat seorang perempuan terbungkus selimut. Belakangan, diketahui jika korban bernama Indriana warga Cipinang, Jakarta Timur.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved