Rabu, 8 April 2026

Puting Beliung di Jatinangor

Kawasan Industri Dwipapuri Sumedang yang Masih Berantakan Setelah Diterjang Puting Beliung 

Kawasan industri Dwipapuri Abadi di Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, masih berantakan. 

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Kondisi di kawasan industri Dwipapuri Abadi di Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, masih berantakan setelah diterjang puting beliung, Kamis (22/2/2024) sore. Angin menerjang pada Rabu (21/2/2024) sore.   

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kawasan industri Dwipapuri Abadi di Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, masih berantakan. 

Demikian pantauan TribunJabar.id hingga Kamis (22/2/2024) sore. 

Di kawasan ini ada 9 gedung pabrik milik berbagai perusahaan yang porak-poranda. Atap-atap pabrik itu hancur terbawa terbang oleh angin puting beliung yang menerjang pada Rabu (21/2/2024). 

Keseluruhan, ada 13 pabrik yang diterjang angin ini di Kecamatan Jatinangor dan Cimanggung

Pantauan TribunJabar.id, di pinggir jalan dan di median jalan di kawasan industri tersebut material baja ringan masih berserak.

Baja ringan yang merupakan kerangka atap pabrik itu belum dievakuasi seluruhnya. Baru dipinggirkan agar kendaraan bisa melintas. 

Sejumlah besar karyawan diliburkan.

Baca juga: DPRD Sumedang Sebut Korban Angin Puting Beliung di Jatinangor dan Cimanggung Darurat Atap

Penjabat Bupati Sumedang, Herman Suryatman, bahkan menyebut, akibat puluhan unit produksi di PT Kahatex lumpuh pasca-angin puting beliung. Sebanyak 2.500 karyawan diliburkan.

Belum lagi ditambah jumlah karyawan dari pabrik lain. 

Bersebelahan dengan PT Dwipapuri, ada rumah-rumah penduduk yang juga terkena imbas angin. Atap rumah mereka hancur disapu angin puting belung. 

Baca juga: Masih Baru, Masjid Al-Barokah di Citangulun Sumedang Rusak akibat Puting Beliung, Atap Bolong

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang menyebutkan di dekat Dwi Papuri, ada puluhan rumah rusak. 

"Di dekat sini ada 10 rumah yang rusak," kata Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Atang Sutarno, Kamis sore. 

Seluruhnya, ada 467 rumah rusak di lima desa, yakni di Desa Cintamulya, Cikeruh, Mangunarga, Cisempur, dan Sukadana. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved