Operasi Pasar Beras Terus Digelar di Kota Bandung, dari Kecamatan Langsung Disebar, Dijual per 5 Kg
Operasi pasar beras medium SPHP dan pasar murah masih terus dilakukan pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Darajat Arianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Operasi pasar beras medium Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan pasar murah masih terus dilakukan Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
Antusias warga di setiap kecamatan yang menjadi lokasi operasi pasar beras medium selalu tinggi.
Mereka mengantre demi beras yang dibanderol Rp 53 ribu per lima kilogramnya.
Disdagin Kota Bandung pun mencoba evaluasi pendistribusian beras ke kelurahan untuk memecah antrean yang tinggi.
Plt Kadisdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin menyebut antusiasme masyarakat dalam OP ini sangat tinggi.
Baca juga: Temuan Satgas Pangan Kabupaten Cirebon, Stok Beras di Gudang Bulog Cukup Tapi Langka di Ritel
Hal ini mengakibatkan beberapa antrean cukup panjang.
"Kami bersama Bulog dan camat evaluasi soal pola pendistribusian agar antrean tak terlalu membludak dengan mendistribusikannya ke kelurahan-kelurahan dimulai hari ini (Gedebage, Sukajadi, dan Bandung Kidul)," ujarnya, Rabu (21/2/2024).
Secara teknis, lanjutnya, beras medium akan terlebih dahulu didrop di kecamatan dan menyebarnya ke kelurahan.
IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI
"Jadi, tak ada satu titik penumpukan OP beras medium. Untuk memperlancar dan mempercepat transaksi kasirnya akan ditambah sehingga tak akan terjadi lagi penumpukan saat pembayaran," ucapnya.
Ronny berharap, pelaksanaan OP beras medium SPHP bisa lancar dan masyrakat diimbau tak panic buying. (*)
Baca juga: Tiga Pekan Jelang Ramadhan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Kosambi Naik, dari Cabai Hingga Beras
Operasi Pasar Beras Medium
harga beras
Dinas Perdagangan dan Perindustrian
beras medium
Ronny Ahmad Nurudin
Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP)
| Beras Melimpah Ruah Tapi Dijual di Atas HET, AEPI Nilai Janggal: Ada Persoalan Tata Niaga |
|
|---|
| Parsel Lebaran yang Beredar di Bandung Diperiksa, Pastikan Layak Konsumsi dan Tak Kedaluwarsa |
|
|---|
| Stok Pangan dan BBM Aman, Warga Bandung Diminta Tak Panic Buying gara-gara Konflik Timur Tengah |
|
|---|
| Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi di Bandung Capai Rp160 Ribu per Kilogram, Beras Masih Stabil |
|
|---|
| RESMI Besaran Zakat Fitrah Kuningan 2026: Pemkab Tetapkan 2,5 Kg Beras atau Rp35.000 per Jiwa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Ronny-Ahmad-Nurudin-212.jpg)