Jumat, 10 April 2026

Gejolak Harga Beras di Jabar

Mendag Klaim Distribusi SPHP Efektif Stabilkan Harga Beras di Pasar

Pemerintah saat ini telah menggelontorkan beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog dalam beberapa waktu terakhir.

Tribun Jabar/ Adi Ramadhan
BERAS - Beras di Pasar Sehat Margahayu, Kabupaten Bandung, Selasa (19/8/2025) 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengklaim bahwa harga beras di pasaran mulai menunjukkan tren normalisasi. Hal ini, kata dia, terlihat baik di pasar tradisional maupun di jaringan ritel modern.

Menurut Budi, pemerintah saat ini telah menggelontorkan beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog dalam beberapa waktu terakhir.

"Sekarang SPHP juga sudah mulai di distribusikan semua, harga-harga sudah mulai terkendali. Di retail-retail sudah banyak beras-beras," ujarnya saat ditemui di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Selasa (19/8/2025).

Baca juga: Gerakan Pangan Murah di Polsek Pagaden Subang Diserbu, 100 Karung Beras Habis dalam 10 Menit

Dirinya menambahkan, kementeriannya secara rutin melakukan pemantauan agar harga tidak kembali melonjak.

"Yang jelas kami terus melakukan pengawasan Barang Dalam Keadaan Tertutup (BDKT), termasuk beras supaya tidak ada campuran di dalamnya," katanya.

Budi memastikan pengawasan itu dilakukan hingga tingkat pasar dan toko ritel. Dengan langkah tersebut, dirinya optimistis harga beras semakin stabil.

"Yang penting kita lakukan pengawasan terus, kita lakukan monitor biar stok barang juga tersedia di pasar, di retail," ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya menilai distribusi SPHP efektif menjaga keseimbangan harga di pasaran.

Ditambah lagi, ketersediaan beras kini relatif mencukupi, sehingga harga yang sempat melambung perlahan menurun.

Sebelumnya, harga beras sempat naik tajam bahkan melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) di sejumlah daerah. 

Beberapa laporan mencatat harga tertinggi mencapai Rp14.300 per kilogram, di atas HET yang ditetapkan Rp13.500. Untuk menekan harga, pemerintah juga menggelar operasi pasar murah dalam beberapa pekan terakhir.

Baca juga: Gerakan Pangan Murah di Polsek Pagaden Subang Diserbu, 100 Karung Beras Habis dalam 10 Menit

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved