Pemkab Cirebon Beri Jaminan Pengobatan bagi Petugas Pemilu yang Sakit, Antisipasi Hal Buruk
Jaminan pengobatan ini merupakan upaya Pemkab Cirebon untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang dapat menimpa petugas pemilu
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon menjamin pengobatan bagi petugas penyelenggara Pemilu 2024 yang jatuh sakit saat bertugas pada pemungutan serta penghitungan suara di daerahnya.
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi menegaskan komitmennya dalam memberikan jaminan pengobatan kepada petugas pemilu yang sakit.
"Saya sudah menerima laporannya, sedang ditindaklanjuti."
"Kalau memang sudah sakit, kami akan jamin (pengobatannya)," ujar Imron saat dikonfirmasi, Sabtu (17/2/2024).
Baca juga: Real Count KPU Indramayu Terbaru, Anies Paling Buncit, Prabowo-Gibran Unggul di Semua Kecamatan
Menurutnya, jaminan pengobatan ini merupakan upaya Pemkab Cirebon untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang dapat menimpa petugas pemilu.
"Semua petugas seperti Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) hingga panitia pemilihan di tingkat kecamatan dan desa memiliki tugas yang sangat penting dalam proses pemilu di Cirebon," ucapnya.
Imron juga mengingatkan agar petugas yang merasa sakit atau lelah tidak memaksakan diri.
"Harus istirahat. Sebelum pemilu, saya sudah menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk bisa menjaga KPPS dan petugas lainnya," jelas dia.
Imron mengatakan, bahwa hingga saat ini, Dinkes Kabupaten Cirebon masih siaga dengan mengerahkan 1.028 tenaga kesehatan di setiap desa dan puskesmas yang siap memberikan pelayanan medis.
"Dari laporan yang diterima, tenaga kesehatan itu sudah menangani sejumlah petugas pemilu dengan melakukan pemeriksaan, pengobatan, dan pemberian vitamin."
"Jadi, harapannya mereka dapat kembali pulih dan bisa menyelesaikan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu di Cirebon," katanya.
Baca juga: Perolehan Suara Komeng Masih Paling Unggul, Ini Gaji dan Tunjangan yang Didapat jika Masuk Senayan
Sebelumnya, Dinkes Kabupaten Cirebon melaporkan bahwa sebanyak 94 petugas dan 20 peserta pemilu mengalami kelelahan dan jatuh sakit saat dan setelah bertugas pada Pemilu 2024, Rabu (14/2024) lalu.
Puluhan petugas itu telah diberikan pengobatan di puskesmas terdekat, sementara empat petugas lainnya menjalani pemeriksaan di rumah sakit.
Pemerintah Kabupaten Cirebon
pengobatan
Pemilu 2024
jatuh sakit
penghitungan suara
Bupati Cirebon
Imron Rosyadi
| Bukan Sekadar Seremonial! Tradisi Sakral Ini Warnai Hari Jadi Cirebon ke-544 |
|
|---|
| Respons Dedi Mulyadi Soal Kisah Pilu Atlet Rugby asal Garut Derita Penyakit Usus Terkendala Biaya |
|
|---|
| Terpidana Korupsi Sunjaya Purwadi Sastra Gugat Bupati Cirebon Imron Rp46,5 M: Tagih Utang Masa Lalu |
|
|---|
| Janjinya 15 Januari, Sawit di Bukit Cigobang Cirebon Belum Dicabut, Pemilik Malah Minta Ganti Rugi |
|
|---|
| Ngaku Tahu dari Media, Bupati Cirebon Akan Cabut Semua Pohon Sawit, Diganti Mangga Gincu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Bupati-Cirebon-Imron-Rosyadi-Bupati-menegaskan-komitmennya.jpg)