Nyamuk Wolbachia di Bandung

Fakta-fakta Nyamuk Wolbachia yang Mulai Disebar di Kota Bandung, Apakah Aman untuk Manusia?

Nyamuk wolbachia sudah mulai disebar di Kota Bandung, sebagai salah satu upaya menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Pixabay.com
Ilustrasi nyamuk---Nyamuk wolbachia sudah mulai disebar di Kota Bandung, sebagai salah satu upaya menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). 

Semakin sedikit mendapatkan suplai makanan, maka semakin sulit virus dengue berkembang biak (replikasi).

Nyamuk dengan bakteri Wolbachia tidak dapat menginfeksi atau menularkan virus dengue ke manusia.

3. Tidak menambah jumlah nyamuk

Masih dikutip dari laman resmi Kemenkes, peningkatan jumlah nyamuk di area pelepasan hanya terjadi saat periode pelepasan.

Tidak ada perbedaan jumlah nyamuk Aedes Aegypti sebelum dan setelah Wolbachia dilepaskan.

4. Bukan Rekayasa Genetik

Nyamuk wolbachia lahir dari telur yang diberikan bakteri alami.

Baik telur nyamuk aedes maupun bakteri wolbachia didapatkan secara alami tanpa manipulasi genetika, dan tidak diternak di laboratorium.

Baca juga: Warga Demo Tolak Program Nyamuk Wolbachia di Bandung, Tuntut  Menkes Tangkap Lagi Nyamuknya

Telur yang sudah memiliki wolbachia akan berkembang secara alami menjadi nyamuk jantan dan betina ber-wolbachia di alam.

5. Turunkan Angka DBD

Dilansir dari situs resmi Kemenkes, penggunakan nyamuk wolbachia ini sudah diterapkan di negara seperti Brasil, Australia, Vietnam, Fiji, Vanuatu, Meksiko, Kiribati, Kaledonia Baru, dan Sri Lanka.

Pada 2011, World Mosquito Program (WMP) bersama yayasan Tahija telah melakukan penelitian di Yogyakarta.

Penelitian tersebut melalui fase persiapan dan pelepasan aedes aegypti ber-wolbachia dalam skala terbatas pada rentang periode 2011-2015.

Dari penelitian tersebut diketahui bahwa wolbachia dapat melumpuhkan virus dengue dalam tubuh nyamuk aedes aegypti.

Sehingga, virus dengue tidak akan menular ke dalam tubuh manusia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved