Tempat Kuliner di Indramayu
Perjuangan Bang Ari demi Lestarikan Mi Kemi Kuliner Legendaris Khas Indramayu yang Nyaris Punah
Bang Ari (43), penjual mi kemi, mengatakan, ia ingin mempertahankan cita rasa orisinal dari makanan legendaris asal Indramayu satu ini.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kawasan Waiki Indramayu memiliki banyak pilihan kuliner, mulai dari jajanan kafe hingga gerobakan.
Dari sekian banyak pilihan jajanan yang ada, salah satunya adalah mi kemi.
Penjualnya pun masih menggunakan gerobak sederhana dan disajikan dengan cara yang sederhana pula.
Ari (43), penjual mi kemi, mengatakan, ia ingin mempertahankan cita rasa orisinal dari makanan legendaris asal Indramayu satu ini.
Baca juga: Lezatnya Mi Kemi Ala Bang Ari di Lampu Merah Waiki Indramayu, Kuliner Legendaris yang Nyaris Punah
"Rasanya masih orisinal, gak dibuat aneh-aneh, gerobak jualannya juga sederhana," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (17/12/2023).
Ari menceritakan, usaha mi kemi ini adalah usaha keluarganya. Orang tuanya dahulu sudah berjualan mi kemi sejak tahun 1980-an.
Dari kecil, Ari juga sudah ikut membantu ibunya berjualan mi kemi hingga diteruskan olehnya saat ini.
Kendati demikian, keberadaan mi kemi saat ini memang nyaris punah. Hanya tinggal beberapa pedagang yang masih tersisa.
Alasan mi kemi nyaris punah, kata Ari, karena popularitas mi jadul tersebut sudah berkurang.
Mi kemi kalah saing dengan berbagai mi zaman sekarang.
Jika ada pembeli pun, kata dia, biasanya hanya orang-orang tua.
Selain orang tua, penjualan mi kemi sedikit terbantu oleh pelancong yang datang ke Indramayu.
Seperti dari Jakarta, Bandung, dan kota-kota lain. Tidak sedikit yang penasaran ingin mencoba mi kemi.
"Tapi kalau pembeli anak muda, ada sih, cuma jarang," ujar dia.
Lezatnya Mi Kemi Ala Bang Ari di Lampu Merah Waiki Indramayu, Kuliner Legendaris yang Nyaris Punah |
![]() |
---|
Cilok Kuah Mbak Elly di Indramayu, Nikmatnya Makan Cilok sambil Memandang Indahnya Sungai Cimanuk |
![]() |
---|
Bubur Ayam Ibu Darni, Tempat Kuliner Legendaris di Indramayu Sejak 1970-an, Digemari Karena Hal Ini |
![]() |
---|
Cerita Fajar, Anak Muda Pemilik Kedai Kopi Badax di Pelosok Indramayu, Rela Tinggalkan Kerja Tetap |
![]() |
---|
Rekomendasi Tempat Makan All You Can Eat di Indramayu, Cuma Rp 59 Ribu Bisa Makan Sepuasnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.