Selasa, 19 Mei 2026

Percepat Tumbuh Kembang Perfilman di Jabar, BFC Gelar Bandung Initiative Awards

Perfilman di Jabar berpotensi terus berkembang dan berdampak bagi pelaku perfilman melalui multiplier effect dari hidupnya ekosistem perfilman.

Tayang:
Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Bandung Film Commission (BFC) gelar program Bandung Initiative Awards (BFIA) 2023 bertemakan spread the spirit. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perfilman di Jabar berpotensi terus berkembang dan berdampak bagi pelaku perfilman melalui multiplier effect dari hidupnya ekosistem perfilman.

Bandung dan Jabar pernah tercatatkan banyak produksi film, semisal Kabayan saba kota (1989), from Bandung with love (2008), Cin(T)a (2009), preman pensiun (2015), dan Dilan 1990 (2018) yang telah memberi dampak ke masyarakat di bidang pariwisata dan ekonomi lokal.

Sekjen Bandung Film Commission (BFC), Malikkul Shaleh, menyampaikan agar semakin mengasah potensi sekaligus mempercepat tumbuh kembang perfilman di Bandung sampai Jabar, maka BFC kembali menggelar program yang dinamakan Bandung Initiative Awards (BFIA) 2023 bertemakan spread the spirit.

"BFIA ini hadir untuk memberikan stimulus dengan membuka ruang apresiasi dan inkubasi karya sekaligus menguatkan ekosistem perfilman di Jabar yang bisa terasakan dampaknya bagi pelaku perfilman dan masyarakat pada umumnya," ujarnya di Hotel Horison, Selasa (12/12/2012).

Selain itu, lanjutnya, BFIA juga mendorong semangat para sineas di Bandung dan Jabar agar terus memproduksi film yang tak sebatas karya seni, melainkan karya yang dapat membawa manfaat.

Baca juga: Komitmen Sejahterakan Masyarakat, Gaspoll Bro Banten Siap Menangkan Prabowo-Gibran

"Semoga dengan adanya BFIA ini dapat memantik kesadaran semua pihak bahwa BFIA ini perlu diperjuangkan menjadi platform pembiayaan film permanen dan berkelanjutan di Jabar," katanya.

Malik menyebut BFIA 2023 mempertemukan sineas dan production house (PH) yang terkategori pelaku UMKM dengan sumber pembiayaan film lokal dan nasional, serta membuka ruang-ruang diskusi untuk pengembangan perfilman Bandung dan Jabar ke depannya.

"Kami memandang program BFIA bisa menjadi komponen penting dalam pengembangan ekosistem perfilman di Jabar selama tak dijalankan sepihak, tapi diperlukan peran serta pemerintah dan swasta," ujarnya.

Pemerintah provinsi Jabar melalui Disparbud Jabar, katanya, telah mendukung pengembangan industri perfilman sebagai salahsatu sub sektor ekonomi kreatif melalui pengembangan ekosistem perfilman.

"Salahsatu bagian dari kegiatan BFIA, yaitu pemutaran perdana film omnibus atau ontologi berjudul menjabarkan senyuman yang terdiri dari tujuh film dari tujuh daerah yang mengangkat keunggulan atau keunikan budaya di Jabar," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved