Bisnis Properti Diprediksi Tumbuh Pesat Jika Didukung Kemudahan Perizinan
sektor properti memiliki peluang bagus terlebih kebutuhan akan hunian juga terus meningjkat seiring pertumbuhan penduduk.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sektor properti memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Meski begitu, sektor properti juga masih dihadapkan dengan berbagai tantangan salah satunya adalah kendala perizinan.
Ketua DPD REI Jabar Lia Nastiti mengatakan, sektor properti memiliki peluang bagus terlebih kebutuhan akan hunian juga terus meningjkat seiring pertumbuhan penduduk.
Jawa Barat termasuk provinsi dengan kebutuhan hunian yang cukup besar.
Baca juga: Rakerda 2023, REI Jawa Barat Dorong Pertumbuhan Properti
"Saat ini merupakan momentum yang baik untuk pelaku usaha industri properti untuk meningkatkan menangkap peluang dari kemungkinan peningkatan permintaan perumahan baik MBR maupun komersial. Apalagi didukung dengan kemudahan akses dari Jakarta-Bandung dengan adanya kereta cepat, selainitu pebangunan tol yang menghubungkan sejumlah daerah di Jawa Barat, faktor-faktor ini bisa menjadi pendorong penjualan properti," kata Lia disela acara Short Course Aplikasi Perbankan dan Perizinan Perumahan di Bandung, Selasa (6/12/2023).
Namun diakuinya, masih ada tantangan yang membuat akselerasi recovery sektor industri properti yakni salah satunya adalah persoalan perizinan.
Proses perizinan saat ini menurutnya menjadi proses yang paling lama ditempuh untuk pengembang dalam membuat perumahan.
Karena itulah, pihaknya berharap pemerintah bisa memberikan proses perizinan yang lebih singkat.
"Adanya kegiatan diklat ini juga diharapkan akan mempermudah pengusaha properti di Jawa Barat untuk melakukan proses perizinan secara online, karena kecepatan perizinan ini sangat penting, baik untuk konsumen atau perbankan. Kami berharap pemerintah terus melakukan penyempurnaan sistem perizinan online ini,” kata Lia.
Baca juga: HUT REI Ke-51, REI Jawa Barat Siap Dukung Pertumbuhan Properti di Jabar
Di lokasi yang sama Ketua Tim Penyelenggara Helpdesk REI Turino Junaedi mengatakan proses perizinan untuk sektor properti masih menjadi permasalahan yang dihadapi oleh para pengembang.
Karena prosesnya sangat lama bahkan bisa membutuhkan waktu hingga dua tahun.
Padahal, menurutnya bisa dilakukan dalam hari kerja.
"untuk itulah, kami dari DPP REI membentuk helpdesk untuk mempercepat perizinan itu dengan mempergunakan sistem online, single submission. Diharapan cara ini dapat mempercepat perizinan bagi anggota REI," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/DPD-Rei-Jabar-short-Course-perijinan.jpg)