Doa Harian
Doa dan Tata Cara Salat Istisqa, Memohon Allah Turunkan Hujan dan Keberkahan
Berikut inilah doa dan tata cara salat Istisqa memohon agar Allah SWT menurunkan hujan dan keberkahan.
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Bacaan doa-doa tersebut juga dapat dibaca menjadi doa harian setelah salat fardu.
Baca juga: Doa-doa untuk Meningkatkan Iman dan Takwa, Doa Mustajab Menambah Kemuliaan Dibaca Setelah Salat
Lalu, bagaimana tata cara salat Istisqa ?
Perlu diketahui sebelumnya secara syariat ulama mendefinisikan salat Istisqa dilaksanakan ketika terjadi kekeringan, dengan tata cara tertentu.
طلبه من الله عند حضور الجدب على وجهٍ مخصوص
“Meminta hujan kepada Allah, ketika terjadi kekeringan, dengan aturan dan tata cara tertentu.” (Fathul Bari, 2:492)
Biasanya salat Istisqa dilakukan di tanah lapang di bawah sinar matahari.
Sebagaimana hal ini disampaikan Abdullah bin Zaid radhiallahu ‘anhu
أنَّ النّبيّ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – خرج إِلى المصلّى فاستسقى، فاستقبل القبلة وقلب رداءه
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar menuju tanah lapang kemudian salat Istisqa, beliau menghadap kiblat dan membalik kain pakaian atasan beliau. (HR. Bukhari 1012 dan Muslim 894).
Saat salat Istisqa dilaksanakan dengan rasa tunduk, tawadhu, penuh redah diri dan khusyu.
Tata cara salat Istisqa
1. Membaca niat
Berikut bacaan niat salat Istisqo
اُصَلِّ سُنَّتَ الأِسْتِسْقَاءِرَكْعَتَيْنِ اِمَامًا/مأَمُوْمًالِلّٰهِ تَعَالٰى. اَللّٰهُ اَكْبَرْ
"Ushalli Sunnatal Istisqa’i rak’ataini (imaman atau ma’muman) Lillahi Ta’ala."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Doa-dan-Tata-Cara-Salat-Istisqa-Memohon-Allah-Turunkan-Hujan.jpg)