Rabu, 8 April 2026

Mengenal Perawatan Saluran Akar Gigi

Perawatan saluran akar (PSA) merupakan perawatan gigi yang bertujuan mempertahankan gigi agar dapat tetap berfungsi di dalam mulut.

Penulis: Nappisah | Editor: bisnistribunjabar
Istimewa
Dokter Gigi dari Santosa Hospital Bandung Kopo, Drg Raisa Adhiba, Sp. KG 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perawatan saluran akar (PSA) merupakan perawatan gigi yang bertujuan mempertahankan gigi agar dapat tetap berfungsi di dalam mulut.

Dokter Gigi dari Santosa Hospital Bandung Kopo, Drg Raisa Adhiba, Sp. KG mengatakan, perawatan saluran akar merupakan suatu tindakan untuk menghilangkan dan membunuh mikroorganisme di dalam saluran akar.

"Membuat saluran akar menjadi steril akar tidak ada lagi mikroorganisme yang menyebabkan infeksi di dalam saluran akar," ujarnya, saat dihubungi melalui WhatsApp, Minggu (24/9/2023).

Drg. Raisa mengatakan, waktu yang tepat untuk melakukan perawatan saluran akar gigi bila ada keluhan nyeri tajam/ tumpul pada gigi, pembengkakan pada gusi.

Dokter Gigi dari Santosa Hospital Bandung Kopo, Drg Raisa Adhiba, Sp. KG
Dokter Gigi dari Santosa Hospital Bandung Kopo, Drg Raisa Adhiba, Sp. KG 

Bahkan, bila adanya munculnya fistula pada gusi ( bintil putih di gusi), gigi diskolorasi warna, dan gigi dengan fraktur mahkota.

"Proses perawatan saluran akar gigi, pasien datang atau anamnesa, kemudian dilakukan pemeriksaan penunjang (ro dental / panoramik)," katanya.

"Setelah itu, dilakukan pemeriksaan klinis, open bur untuk akses ke saluran akar dan cleaning dan shaping sal akar. Proses selanjutnya ialah medikasi dengan pengisian sal akar, kemudian penambalan/restorasi (baik berupa penambalan atau pembuatan mahkota gigi)," jelasnya. Sebelum dilakukan perawatan akar Gigi, ia menghimbau pasien agar mempersiapkan mental.

"Selain itu komitmen dari pasien karena biasanya memakan beberapa kali pertemuan," ungkapnya.

Meskipun multiple visit 2-3 x kunjungan, katanya, dapat dilakukan perawatan sal akar sekali visit dengan syarat tidak adanya pembengkakan pada gusi dr gigi yang lubang tersebut.

"Foto radiology dental terlebih dahulu lebih baik," imbuhnya. Efek samping dari perawatan akar gigi, biasa muncul setelah menjalani perawatan saluran akar gigi adalah rasa nyeri.

"Namun, kondisi ini umumnya akan mereda dalam 1–3 hari. Prosedur perawatan saluran gigi berisiko menimbulkan komplikasi berupa, infeksi berulang karena pulpa yang tidak bersih atau ada saluran akar yang tersembunyi/ buntu," jelasnya.

Ia mengungkapkan, bila enggan merawat akar gigi akan ada focal infeksi, gigi semakin lama keropos oleh karies pada gigi pyang berujung di cabut.

"Faktor yang menyebabkan saluran akar gigi tidak sehat diantaranya anatomi, abses/ infeksi pada sal akar gigi, hipersementosis," ucapnya.

Drg. Raisa menuturkan, mitos mengenai saluran akar gigi, masyarakat menganggap sakit gigi akan hilang jika hanya minum anti nyeri.

"Faktanya, karena sumber dari penyebabnya tidak di rawat atau dibersihkan sehingga focal infeksi masih ada, jadi anti nyeri hanya bersifat sementara saja," tegasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved