Kebakaran Lahan di Palabuhanratu Nyaris Merembet ke Perkampungan, Tinggal 3 Meter Lagi
Aceng menjelaskan, api menghabiskan ilalang di lahan 2 hektare itu, api nyaris sampai ke pemukiman warga.
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Ravianto
"Legok Nangka itu saya sudah meninjau dan sekarang masih dalam proses. Target groundbreaking pada November 2024. Kami ingin dimajukan. Ini masih terus dibahas oleh tim dari Pemda Provinsi Jabar dan konsorsium," tutur Bey Machmudin.
Sementara untuk TPPAS Lulut Nambo di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor saat ini dalam progres pembangunan tahap I sudah mencapai sekitar 87 persen.
Untuk tahap I, TPPAS Lulut Nambo diperkirakan hanya mampu mengolah sampah sebanyak 50 ton per hari. Dengan total luas lahan 55 hektare, Lulut Nambo mengolah sampah dengan sistem Refuse Derived Fuel (RDF).
"Masih ada proses-proses, (TPPAS) Lulut Nambo) pakai teknologi RDF," ucap Bey. (M Rizal Jalaludin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kebakaran-lahan-batu-sapi.jpg)