Senin, 20 April 2026

Pilpres 2024

Ridwan Kamil Masih Sering Dihubungi PDIP, Orang Dekat Megawati yang Membeberkan, Ada Alasan Penting

Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil masih berkomunikasi dengan petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Editor: Kisdiantoro
Instagram @ridwankamil
Momen Ridwan Kamil memberikan hadiah ulang tahun untuk Mbah Ning saat mengunjungi Desa Adat Osing Kemiren. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil masih berkomunikasi dengan petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Nama Ridwan Kamil memang sudah diumumkan Ketua DPP PDIP Puan Maharani, dicoret dari daftar bakal calon wakil presiden, pendamping Ganjar Pranowo.

Ridwan Kamil dicoret bersama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yuhoyono (AHY).

Alasan Puan Maharani mencoret keduanya, karena Partai Golkar tempat Ridwan Kamil berpolitik dan Partai Demokrat sudah memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto.

Meski demikian, komunikasi PDIP dengan Ridwan Kamil tidak serta merta hilang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan hingga kini PDIP masih berkomunikasi dengan Ridwan Kamil.

Baca juga: Tersingkirnya Ridwan Kamil dan Agus Harimurti Jadi Angin Segar buat Sandiaga Uno, Kata PPP Jabar

Komunikasi dengan Ridwan Kamil tetap dilakukan karena ada alasan yang sangat mendasar.

Menurut Hasto, Ridwan Kamil merupakan sosok yang menempatkan perjuangan Presiden ke-1 Soekarno.

"Komunikasi kan dilakukan multi-level. Pak RK adalah sosok yang menempatkan benang merah perjuangan Bung Karno,” ujar Hasto saat ditemui di kantor DPP PDI-P, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2023).

Hasto mengungkit pembangunan patung Soekarno di Jawa Barat.

Saat itu, Hasto bersama Ridwan Kamil yang masih menjabat sebagai gubernur hadir dalam groundbreaking-nya.

Maka dari itu, dia yakin komunikasi dengan Ridwan Kamil pasti masih terus berjalan lantaran patung Soekarno tersebut akan diresmikan ketika sudah selesai dibangun.

"Setelah ini kan ada progres. Nanti ada peresmian. Jadi, komunikasi tetap dijalankan,” ucapnya.

Sementara itu, Hasto menegaskan PDI-P menjunjung etika politik, di mana mereka mengetahui Golkar sudah mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Ridwan Kamil sendiri menjabat sebagai Wakil Ketua Umum di Partai Golkar. Hasto menyebut, secara otomatis, PDI-P menghormati posisi Ridwan Kamil.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved