Kamis, 23 April 2026

Cek Penerima Bantuan Terdampak Citarum Harum, Malah Ada yang Bikin Warung di Lokasi yang Digusur

Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha mengecek warga terdampak Program Citarum Harum di Kelurahan Maleer Kecamatan Batununggal, Selasa (5/9)

Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/TIAH SM
Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha mengecek warga terdampak Program Citarum Harum di Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Selasa (5/9/2023). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha mengecek warga terdampak Program Citarum Harum di Kelurahan Maleer Kecamatan Batununggal, Selasa (5/9/2023).

Achmad ingin memastikan semua warga yang terdampak Citarum Harum di sepanjang Sungai Cikapundung Kolot sudah menerima uang sewa rumah.

Warga berkumpul di Kantor Kelurahan Maleer menyampaikan ada yang mengaku tidak mendapat uang sewa rumah.

Namun sebagian besar mengucapkan terima kasih karena telah menerima uang , dari Rp 1,8 juta sampai Rp 7,2 juta.

Sementara Plh Lurah Maleer Irna meminta arahan dalam menghadapi warga yang sudah memdapat uang sewa namun rumah yang sudah dirobohkan kembali diperbaiki dan dibangun warung.

Baca juga: Warga Terdampak Citarum Harum Senang Dapat Uang Sewa: Mudah-mudahan Berlanjut Tak Hanya Setahun

Menurut Irna, warga yang membangun warung menimbulkan kecemburuan sosial.

Mendengar keluhan lurah tersebut, Achmad meminta agar membuat laporan ke Gubernur dan tim Citarum Harum.yang memiliki kewenangan.

Achmad menjelaskan kepada warga, Citarum Harum merupakan program pemerintah pusat dan provinsi.

Namun yang berjuang agar warga mendapat uang sewa yang rumahnya terkena gusur adalah DPRD Kota Bandung dan Pemerintah Kota Bandung dengan mengambil dana dari APBD Kota Bandung.

Menurut Achmad, warga yang belum mendapat uang sewa rumah akan ditanyakan ke Pemerintah.

Ia menambahkan, program Citarum Harum untuk sementara dihentikan.

Namun sudah pasti akan dilanjutkan dan dipastikan banyak rumah yang akan tergusur.

Achmad meminta kepada pemerintah pusat agar memperhatikan nasib warga yang tergusur.

"Walau mereka salah karena tinggal di lahan pemerintah tapi tetap harus dipikirkan nasibnya," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved