Pastikan Berjalan Maksimal, Komisi I DPRD Jabar Soroti Program Tapal Desa di Ciampea Bogor
Komisi I DPRD Jabar Soroti Program Tapal Desa yang digagas Gubernur Jawa Barat di Ciampea Bogor
"Ini PR kedepan. Terutama oleh kepala desanya sendiri mencari anak anak muda yang paham dengan teknologi dan IT. Nah, tinggal komunikasinya saja. Mudah mudahan program ini bisa berjalan dengan baik seperti yang dimaksudkan," jelas Sadar.
Secara realisasi, sejak Agustus tahun 2022, terkhusus realisasi sarana Leuitnya sendiri, di Desa Ciampea Udik ini sebetulnya sudah berjalan.
Desa Ciampea Udik ini menggunakan dana CSR dari Bank BJB untuk membangun leuitnya dengan nilai anggaran 90 juta rupiah.
Namun, Leuit yang dibangun pun dirasa masih belum maksimal ditambah penggunaan aplikasi berbasis digital yang belum ada panduannya.
"Program ini kan memang bertujuan agar masyarakat Jawa Barat tidak kelaparan. Namun, dari leuit yang ada seharusnya tidak seperti itu (bentuknya). Apalagi desa ini ditunjuk sebagai desa yang pertama," tegasnya.
Sadar pun menegaskan, bahwa program yang digagas langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ini sia-sia.
Secara tujuan, Sadar melihat bahwa program ini sudah sangat bagus namun jika tidak maksimal, tidak ada manfaat yang dirasakan.
"Kita simpulkan program pak gubernur melambung tapi, pelaksanaannya kurang. Saya sering bilang, Jabar Juara itu, Kabupatennya juara, kotanya juara, desanya juga juara," tandasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Pelaksanaannya Belum Maksimal, Komisi I DPRD Jabar Soroti Program Tapal Desa di Ciampea Bogor,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Komisi-I-Dewan-Perwakilan-Rakyat-Daerah-DPRD-Provinsi-Jawa-Barat-soroti-program-Gubernur.jpg)