Seputar Katarak Senilis Pada Lansia Sebabkan Glaukoma dan Kebutaan
Katarak senilis adalah salah satu jenis katarak yang paling sering terjadi pada mereka yang telah berusia lanjut.
TRIBUNJABAR.ID,- Katarak senilis adalah salah satu jenis katarak yang paling sering terjadi pada mereka yang telah berusia lanjut.
Apabila penanganan dilakukan dengan tepat waktu, katarak senilis biasanya jarang menyebabkan kondisi yang serius.
Tetapi, keterlambatan penanganan dipicu oleh beberapa hal, yang bisa memicu terjadinya komplikasi
Salah satu komplikasi dari penyakit katarak senilis yang biasanya terjadi yaitu glaukoma. Maka sebelum mengalami komplikasi, Anda bisa mengatasinya dengan Bilberry Adawiyah 99.
Glaukoma merupakan kerusakan saraf mata yang dapat menimbulkan gangguan penglihatan dan kebutaan.
Glaukoma umumnya disebabkan oleh tingginya tekanan pada bola mata.
Saat glaukoma terjadi, sekumpulan serat saraf yang menghubungkan retina ke otak yang disebut dengan saraf mata akan terganggu.
Sehingga saraf-saraf mata gagal untuk menyampaikan apa yang dilihat ke otak.
Lambat laun, kondisi ini bisa menimbulkan hilangnya fungsi penglihatan secara keseluruhan.
Tingkat Kematangan Katarak Senilis
- Katarak imatur, adalah katarak pada tahap awal dimana terjadinya perubahan sebagian warna pada beberapa titik lensa mata yang menjadi putih.
- Katarak matur, adalah tahap lebih lanjut dimana warna lensa mata telah tertutup secara menyeluruh oleh warna putih .
- Katarak hipermatur, adalah katarak senilis yang menimbulkan selaput depan lensa berkerut dan mengecil akibat cairan yang keluar dari lensa mata.
- Katarak morgagni, adalah katarak senilis tingkat akhir yang terjadi saat korteks menjadi cair dan lembek sehingga nukleus tenggelam ke dasar lensa.
Gejala Katarak Senilis
Gejala katarak senilis meliputi:
- Penglihatan kabur atau redup
- Meningkatnya kesulitan dengan penglihatan di malam hari
- Sensitivitas terhadap cahaya dan silau
- Perlu penerangan yang lebih terang untuk membaca dan aktivitas lainnya
- Melihat lingkaran cahaya atau halo di sekitar lampu
- Sering mengganti kacamata atau lensa kontak
- Warna memudar atau menguning
- Penglihatan ganda dalam satu mata
- Halo berwarna
- Bintik hitam di depan mata
Pada katarak tahap awal, kekeruhan bisa saja mempengaruhi sebagian kecil lensa Anda dan tidak menyebabkan gejala.
Akan tetapi, ketika katarak berkembang lebih jauh, Anda mungkin akan mengalami penglihatan kabur yang lebih parah, sehingga merasakan gejalanya dengan lebih jelas.
Penyebab Katarak Senilis
- Paparan jangka panjang terhadap sinar UV
- Radiasi gelombang mikro
- Kekurangan yodium
- Alergi mata
- Penggunaan kortikosteroid dan obat-obatan jangka panjang yang mengandung Quetiapine
- Diare atau dehidrasi
- Faktor Risiko Katarak Senilis
- Faktor keturunan
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa faktor keturunan menjadi faktor yang lebih besar dalam perkembangan katarak, dibandingkan faktor gaya hidup.
Sekitar 8.3 persen sampai 25
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Katarak-Senilis.jpg)