9 Rekomendasi Penghangat ASI Terbaik dan Tips ASI Banjir
Agar tetap menjaga jangka waktu ASI perah, biasanya ASI tersebut akan didinginkan atau bahkan dibekukan terlebih dahulu ke dalam freezer khusus
TRIBUNJABAR.ID,- Untuk Moms yang baru saja melahirkan, memberikan ASI merupakan salah satu aktivitas harian yang penting dan tidak boleh dilewatkan. Termasuk jika Moms padat aktivitasnya atau Moms harus bekerja.
Agar tetap menjaga jangka waktu ASI perah, biasanya ASI tersebut akan didinginkan atau bahkan dibekukan terlebih dahulu ke dalam freezer khusus. Lalu dihangatkan kembali sebelum diberikan kepada Si Kecil.
Seperti apa trik yang dapat dilakukan ya Moms? Berikut penjelasan cara yang tepat untuk menghangatkan ASI yang benar.
Hal yang harus dilakukan sebelum menghangatkan ASI
Selain melakukan langkah-langkah yang tepat, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan saat Moms hendak menghangatkan ASI yang telah disimpan di dalam kulkas atau freezer.
Berikut merupakan tips-tips nya:
- Usahakan untuk menggunakan ASI yang sudah disimpan paling awal
- Jangan pernah memasukkan ASI ke dalam microwave
- Gunakan ASI dalam waktu 24 jam setelah dicairkan dari kulkas
- Pastikan kualitas ASI yang akan dikonsumsi dalam keadaan baik
Cara menghangatkan ASI yang baik
Jika Moms memilih untuk menghangatkan ASI sebelum memberikannya kepada Si Kecil, maka Moms wajib tahu mengenai bagaimana cara yang tepat agar Si Kecil tidak kehilangan nutrisi dari ASI nya tersebut.
Berikut langkah-langkah untuk menghangatkan ASI yang tepat.
1. Merendam di wadah berisi air hangat
Caranya yaitu:
- Ambil ASI dari lemari es kemudian sisihkan
- Panaskan air, diamkan sebentar lalu tunggu hingga air menjadi hangat ke dalam wadah seperti mangkuk
- Simpan kantung yang berisi air ke dalam wadah yang berisi air hangat. ASI harus disimpan di dalam wadah yang tertutup selama proses pemanasan.
- Biarkan ASI dalam keadaan hangat selama 1-2 menit atau hingga mencapai suhu tubuh (sekitar 37°C atau 99 °F).
Jangan dipanaskan pada suhu yang terlalu panas
2. Mengalirkan air hangat
Cara cepat untuk mencairkan ASI dengan cara meletakkan di bawah air yang mengalir, yaitu:
- Simpan ASI di bawah keran air dingin terlebih dahulu
- Lalu ubah suhu air keran menjadi hangat secara perlahan-lahan
- Moms dapat memegang wadah ASI di bawah aliran air hangat hingga ASI benar-benar mencair
Perlu Moms ketahui, terkadang ASI beku yang dicairkan memiliki aroma seperti sabun dan logam. Aroma tersebut disebabkan oleh enzim lipase.
Enzim lipase dapat memecahkan lemak selama ASI disimpan di dalam kulkas. Meskipun demikian, ASI cair yang berbau logam masih aman untuk diberikan kepada Si Kecil ya Moms.
3. Menggunakan alat penghangat ASI
Alat penghangat ASI yang lebih praktis dan lebih banyak digunakan yaitu bottle warmer. Terdapat beberapa merk dengan dilengkapi fitur berbeda-beda yang dapat dilih.
Caranya yaitu cukup dengan meletakkan ASI perah di dalam bottle warmer dengan waktu yang disesuaikan dengan suhu ASI perah.
Pastikan uji terlebih dahulu ASI perah agar suhunya tidak terlalu panas sebelum memberikannya kepada Si Kecil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Tetap-menjaga-jangka-waktu-ASI-perah.jpg)