Sabtu, 9 Mei 2026

Lengkap! Cara Menggunakan Pompa ASI Elektrik dan Manual

Bagaimana caranya menggunakan alat pompa ASI yang benar agar lancar dan tidak sakit?

Tayang:
Istimewa
Cara menggunakan alat pompa ASI yang benar agar lancar dan tidak sakit 

TRIBUNJABAR.ID,- Tahukah Mommies ternyata menyusui Si Kecil langsung dari payudara menjadi cara paling banyak dipilih oleh para Ibu lho. Tetapi, ada kalanya ibu tidak dapat menyusui secara langsung.

Menggunakan tangan secara langsung ataupun menggunakan alat pompa ASI elektrik maupun manual dapat sangat membantu mempermudah proses memerah ASI.

Bagaimana caranya menggunakan alat pompa ASI yang benar agar lancar dan tidak sakit?

Mengapa harus memompa ASI dari payudara? 
Memompa ASI bayi dengan cara yang tepat dapat menjaga kuantitas dan kualitas ASI, sehingga stock ASI aman dan bayi pun bisa terpenuhi nutrisinya.

Biasanya, para ibu menyusui menggunakan pompa ASI hanya saat kondisi tertentu saja. Misalnya, jika bayi lahir prematur, terdapat masalah pada ibu menyusui, ketika ibu bekerja, dll.

Berikut alasan perlunya menggunakan alat pompa ASI adalah sebagai berikut:

  • ASI harus dikeluarkan karena kondisi payudara yang bengkak, tetapi bayi masih belum mau menyusu
  • Bayi belum dapat menyusu langsung dari payudara
  • Puting payudara lecet jika bayi menyusu langsung
  • Merangsang produksi ASI pada payudara

Selain itu, memompa ASI dengan cara yang tepat juga dapat membantu menyediakan produksi ASI meskipun Mommies sedang tidak berada di dekat si kecil.

Mengapa harus memompa ASI dengan baik dan benar?
Teknik yang tepat akan dapat menjaga kualitas ASI sehingga kandungan nutrisinya tidak akan rusak. Selain itu, memompa ASI dapat menstimulasi kelenjar areola pada payudara Mommies agar produksi ASI lancar.

Yuk kenalan dengan jenis alat pompa ASI
Sesuai dengan namanya, pompa atau alat perah ASI merupakan sebuah alat khusus yang bermanfaat untuk memerah ASI agar keluar dari payudara.

Terdapat dua jenis alat pompa ASI yang dapat Mommies gunakan sesuai dengan kebutuhan, yaitu:

1. Alat pompa ASI manual (Manual breast pump)
Alat pompa ASI manual atau Manual breast pump merupakan jenis pompa yang bekerja secara manual atau menggunakan tangan. 

2. Alat pompa ASI elektrik (Electric breast pump)
Pompa ASI elektrik atau electric breast pump merupakan jenis pompa yang bekerja menggunakan bantuan listrik maupun baterai.

Terdapat jenis pompa elektrik yang harus selalu dicolokkan ke listrik terdekat selama digunakan, atau ada juga yang menggunakan baterai.

Bagi Mommies yang tidak memiliki banyak waktu tapi ingin memompa ASI, Mommies dapat memilih penggunaan pompa elektrik ya.

Apa saja kelebihan dan kekurangan Alat Pompa ASI?
1. Kelebihan dari alat pompa ASI elektrik
Penggunaan pompa ASI elektrik biasanya sangat menguntungkan karena dapat memompa ASI lebih cepat dibandingkan pompa ASI manual.

Karena menggunakan tenaga listrik, alat pompa elektrik dapat bekerja secara otomatis sehingga Mommies tidak perlu mengeluarkan tenaga yang besar.

Berdasarkan penjelasan diatas, dapat disimpulkan kelebihan pompa ASI elektrik yaitu:

  • Lebih menghemat waktu
  • Dilengkapi fitur pengaturan yang dapat membuat nyaman saat penggunaannya
  • Terdapat banyak model yang dapat disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan
  • Tidak mengeluarkan banyak tenaga saat penggunaannya, sehingga tidak menyebabkan kelelahan

2. Kekurangan dari alat pompa ASI elektrik
Di balik banyaknya kelebihan pompa ASI elektrik, ternyata terdapat kekurangan yang dapat menjadi bahan pertimbangan Mom lebih lanjut. Berikut kekurangannya:

  • Harga cenderung lebih mahal daripada pompa manual
  • Lebih sulit saat akan dibersihkan
  • Menimbulkan suara yang berisik saat sedang digunakan
  • Lebih sulit dibawa ke mana-mana

3. Kelebihan dari alat pompa ASI manual
Berikut merupakan kelebihan alat pompa ASI manual untuk menyusui:

  • Terdapat ukuran yang lebih kecil
  • Tidak membutuhkan listrik saat penggunaannya
  • Komponen alatnya lebih sedikit
  • Harga lebih terjangkau dibandingkan alat pompa ASI elektrik
  • Daya isap pompa dapat diatur secara manual, karena menggunakan tangan Mommies sendiri

4. Kekurangan dari alat pompa ASI manual
Berikut merupakan kekurangan alat pompa ASI manual:

  • Membuat tangan Mommies cepat lelah
  • Kecepatan memompa lebih lambat dibandingkan alat pompa ASI elektrik
  • Sulit menemukan ritme memompa yang sama

Saat Mommies memilih alat pompa ASI manual sebaiknya dicoba terlebih dahulu sampai menemukan pegangan pompa yang nyaman.

Selain memperhatikan alat pompa, Mommies juga wajib menjaga pasokan ASI agar tetap lancar dan melimpah. Ikhtiarkan dengan konsumsi suplemen persiapan menyusui Rukaiah Madu Lacta.

Hal yang harus dipersiapkan sebelum memompa ASI
Berikut beberapa persiapan sebelum memompa ASI:

  • Mencuci tangan sebelum memompa ASI
  • Pastikan seluruh komponen yang akan digunakan sudah bersih dan steril
  • Jika Mommies menggunakan tangan secara langsung, pastikan tangan dan wadah penampung ASI sudah bersih
  • Carilah tempat yang nyaman untuk memompa ASI

Cara memompa ASI yang sesuai dan tepat
1. Cara pompa ASI manual dengan pijatan tangan
Cara memompa ASI dengan pijatan tangan dapat dilakukan dengan menekan kelenjar susu di bagian belakang puting, tetapi tidak meremas puting ya Mommies.

Berikut cara memompa ASI manual dengan pijatan tangan:

  1. Siapkan wadah bersih untuk menampung ASI.
  2. Cuci tangan terlebih dahulu dengan sabun dan air hangat, kemudian pijat payudara dengan lembut
  3. Carilah tempat dan posisi duduk yang nyaman
  4. Pijat payudara dengan lembut dari bagian dasar ke arah puting susu agar merangsang produksi oksitosin
  5. Rangsang puting menggunakan ibu jari dan jari telunjuk secara bersamaan.
  6. Pegang payudara tepat di belakang areola (daerah berwarna hitam pada payudara) dengan menggunakan ibu jari pada bagian atas dan jari telunjuk pada bagian bawah
  7. Tekan jari Mommies ke arah belakang dada, lalu pencet payudara di antara jari jempol dan telunjuk. Lalu dorong ke arah putting seolah menyerupai gerakan bayi yang mengisap
  8. Hindari meremas putting ya Mommies, karena dapat membuat sakit dan ASI tidak dapat keluar
  9. Lepaskan tekanan, kemudian ulangi kembali caranya
  10. Jika tetesan ASI yang keluar cenderung lambat, gerakkan jari-jari Mommies dengan arah memutar sekitar payudara kemudian coba pada payudara di bagian yang lain.
  11. Ulangi cara memompa ini sampai payudara menjadi lembek dan terasa kosong

2. Cara menggunakan pompa ASI elektrik (breast pump)
Jika Mommies memilih untuk menggunakan alat pompa ASI elektrik, Mommies cukup meletakkan alat tersebut pada payudara.

Berikut cara menggunakan alat pompa ASI elektrik:

  1. Siapkan alat pompa ASI elektrik, kemudian pasangkan masing-masing alat sesuai tempatnya
  2. Letakkan pelindung payudara pada posisi yang tepat.
  3. Colokkan pompa elektrik pada sumber listrik tedekat atau langsung gunakan saat baterai masih ada.
  4. Nyalakan tombol “on” kemudian atur intensitas pompa sesuai keinginan
  5. Lakukan proses memompa ASI dengan cara yang tepat sampai jumlah ASI terpenuhi
  6. Cuci tangan dan semua peralatan dengan bersih setelah pemakaian

3. Cara menggunakan pompa ASI manual
Berikut cara penggunaan pompa ASI manual:

  1. Siapkan alat pompa manual, lalu pasang masing-masing alat sesuai tempatnya
  2. Masukkan pompa di posisi yang tepat dengan puting dan payudara
  3. Posisikan salah satu tangan memegang pompa dan tangan lainnya menopang payudara
  4. Gerakkan tuas pompa secara perlahan dengan hitungan seperti isapan bayi
  5. Ulangi gerakan tangan saat memompa sampai jumlah ASI terpenuhi
  6. Cuci tangan dan peralatan sampai bersih

Hal yang harus diperhatikan dalam memilih Pompa ASI Elektrik 
1. Baterai dan daya listrik
2. Kecepatan dan daya isap
3. Ukuran corong payudara
4. Double-pump vs single-pump
5. Efektivitas dan efisiensi pompa ASI elektrik
6. Sistem tertutup dan system terbuka
7. Suara yang dihasilkan

Tips Jitu saat memompa agar ASI lancar dan Banyak
Mommies, ternyata ASI seret dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti Ibu terkena baby blues, anak sering rewel karena tidak merasa kenyang, dan lainnya.

Apalagi beberapa penelitian mengungkapkan bahwa suplai ASI yang sedikit akan berpotensi membuat bayi terkena gangguan
tumbuh kemban dan rentan terkena infeksi.

Oleh karena itu, Mommies wajib menjaga tubuh dengan baik agar tetap dapat menghasilkan ASI yang maksimal, berikut tips jitu agar ASI lancar dan banyak:

1. Selalu tenang dan rileks saat memompa
2. Memijat payudara dengan lembut
3. Minum air putih yang cukup 
4. Jaga kesehatan Ibu
5. Tingkatkan frekuensi memompa ASI
6. Minta dukungan menyusui dari suami dan keluarga
7. Konsumsi suplemen pelancar ASI alami


Masih banyak para Ibu menyusui yang menyepelekan suplemen pelancar ASI. Padahal mengonsumsi suplemen pelancar ASI juga penting untuk menunjang kelancaran ASI.

Konsumsi suplemen pelancar ASI yang kaya akan vitamin dan mineral agar bisa membantu ASI menjadi lancar.

Rukaiah Madu Lacta sudah terbukti efektif dapat membantu melancarkan dan memperbanyak ASI, sudah banyak juga testimoni yang beredar dikalangan masyarakat.

Kenapa sih harus Rukaiah Madu Lacta? Karena di dalam Rukaiah Madu Lacta terdapat kandungan trilogi formula, seperti ekstrak daun katuk, gold rich ajwa, dan madu murni yang diproses dengan mesin modern.

Mommies tidak perlu khawatir karena Rukaiah Madu Lacta tidak mengandung zat kimia berbahaya sehingga dapat dikonsumsi juga oleh ibu hamil trimester 3 untuk mempersiapkan ASI di masa menyusui.

Selain itu, Rukaiah Madu Lacta juga sudah Ber-BPOM dan tentunya halal. Sudah dibuktikan oleh ribuan testimoni positif para Mommies di Indonesia. Yuk Mommies, cegah dan atasi ASI seret sekarang juga, untuk pemesanan Rukaiah Madu Lacta klik di sini.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved