Rabu, 13 Mei 2026

Empat Langkah Mudah untuk Hindari Depresi di Kantor

Berikut ini adalah cara hindari depresi di kantor melalui langkah-langkah mudah yang bisa dilakukan

Tayang:
Pixabay.com
Ilustrasi bekerja 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dalam lingkungan kerja yang serba cepat dan menuntut saat ini, depresi menjadi masalah serius yang dihadapi semua pekerja, mulai dari karyawan sampai pemilik bisnis.

Mulai dari beban pekerjaan yang berlebihan, stress, hingga kurang mengenal passion diri sendiri dapat membuatmu jenuh dan depresi.

Tidak hanya kesehatan mental, namun depresi juga dapat mempengaruhi kesehatan fisik serta otak. Bila dibiarkan berkepanjangan, depresi juga dapat memicu beberapa masalah kesehatan mental lainnya.

Untuk menyiasati kondisi ini, memanjakan diri atau self-reward kerap menjadi solusi cepat.

Baca juga: Bacaan Doa saat Stress, Baca Surat Al-Baqarah Bisa Bikin Hati Tenang, Ini Doa-doa Ketika Stres

Namun, memanjakan otak juga penting untuk dilakukan, lho.

Pasalnya, kesehatan otak dan kondisi mental seseorang memiliki hubungan yang saling berkesinambungan.

CEO Stress Management Indonesia, Coach Pris, mengatakan stress memang tidak terelakkan dari kehidupan kita sehari-hari.

"Dengan tips yang tepat, pengenalan diri sendiri, dan cara holistik dan neurosains yang langsung menyasar ke otak, seseorang bisa kebal dari stress dan depresi, sekalipun dalam tekanan yang sangat besar dalam pekerjaan," ujar Pris secara virtual, Senin (26/6/2023).

Berikut ini adalah cara hindari depresi di kantor melalui langkah-langkah mudah:

1. Tenangkan pikiran lewat mindfulness dalam keseharian

Banyak pikiran, atau overthinking, dapat menghambat pekerjaanmu dan membuatmu depresi. Anda butuh menenangkan diri sejenak untuk mengatur prioritas.

"Prioritaskan apa yang perlu diperhatikan terlebih dahulu dan apa yang bisa menunggu. Bila ada beberapa hal yang salah, usahakan untuk
tidak terlalu dipikirkan, melainkan fokus mencari cara untuk memperbaiki kesalahan yang sudah  terjadi dan mengetahui apa yang dapat berjalan dengan baik," kata Pris.

Ada banyak cara untuk menenangkan pikiran, seperti meditasi dan journaling yang dapat meringankan stress dan menenangkan pikiran sehingga terhindar dari depresi.

Baca juga: Tidur Siang Ternyata Punya Deretan Manfaat, Hilangkan Stres Hingga dan Tingkatkan Daya Ingat

2. Mengurangi konsumsi teknologi dan istirahat yang cukup

Membatasi penggunaan teknologi dan istirahat yang cukup bisa mengurangi stress dan membantu terhindar dari depresi.

Otak butuh istirahat selama kurang lebih 7-8 jam. Kurangnya istirahat yang cukup dapat menambah berat badan dan penuaan pada kulit.

Kualitas tidur yang baik dan pembatasan penggunaan teknologi ada hubungannya lho.

"Melepaskan diri sebentar dari teknologi dapat membantu memperbaiki kualitas tidur dan otak. Konsumsi teknologi yang berlebihan dianggap dapat menimbulkan banyak masalah psikologis, termasuk depresi," ujar Pris.

Kesehatan fisik juga dapat terganggu dengan mengalami masalah penglihatan, gangguan pendengaran, dan ketegangan leher.

3. Berkumpul bersama teman-teman

Berkumpul bersama orang yang kamu percaya, seperti teman, adalah salah satu cara untuk menghindari depresi.

Teman-teman anda bahkan dapat membantu beberapa pekerjaan agar lebih mudah dijalankan.

Bantuan, tawa canda, dan perhatian dari orang-orang yang kamu percaya dapat mengurangi rasa cemas dan overthinking.

"Ngobrol dan jalan-jalan dengan teman dapat menyeimbangkan hormon oksitosin yang dapat mengurangi rasa stress dan kecemasan," tutur Pris.

Jadi, tidak ada salahnya untuk berkumpul dan bercerita dengan teman-teman kamu sebentar pada jam makan siang dan sepulang kerja.

4. Gali potensi diri melalui refleksi nilai dan tujuan hidup

Ketika sedang mengalami depresi, kerap kali merasa kehilangan arah.

Sehingga, inilah waktunya untuk berhenti sejenak dan melakukan refleksi diri tentang nilai dan tujuan hidup.

Mulailah dengan mengeksplorasi hal-hal dan kegiatan yang kamu gemari.

"Program dari Stress Management Indonesia menghadirkan self love journaling untuk mencari tahu kekuatan dan potensi diri sebagai individu serta menuangkan semua emosi," ucapnya.

Stress Management Indonesia berharap kampanye ini akan menginspirasi individu untuk memprioritaskan kesehatan otak mereka dan melakukan journaling dalam rutinitas harian mereka. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved