Mudik Lebaran 2023, Sopir Bus dan Kendaraannya Dicek Petugas Gabungan di Pangandaran
Demi kelancaran arus mudik maupun arus balik, kelayakan kendaraan dicek petugas Dishub dan Polisi Lalu lintas.
Penulis: Padna | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Momen mudik, petugas gabungan di Pangandaran menggelar Tes Urine bagi sopir dan Ramp Check bus.
Diketahui, tes urine dan ramp check ini dilaksanakan di terminal tipe B Pangandaran, Sabtu (15/4/2023) sore.
Dan dilakukan oleh dari tim Sat Narkoba dan Sat Lantas Polres Pangandaran, Dishub serta tenaga kesehatan di Pangandaran.
Mereka melakukan tugasnya mulai dari mengecek sejumlah kendaraan bus dan mengecek kondisi kesehatan sopirnya.
Kasat Narkoba Polres Pangandaran, AKP Juntar Hutasoit mengatakan, kegiatan yang tengah dilaksanakan ini dalam rangka operasi Ketupat Lodaya 2023.
Demi kelancaran arus mudik maupun arus balik, kelayakan kendaraan dicek petugas Dishub dan Polisi Lalu lintas.
Baca juga: Dari 500 Kuota Mudik Gratis dari Pemkot Bandung, hanya 285 Peserta yang Berangkat, Ini Alasannya
"Begitu pun sopirnya, kita lakukan tes urine. Supaya, pada saat mengemudi dia kondinya sedang fit atau tidak terpengaruh oleh obat obatan tertentu seperti narkotika ataupun psikotropika," ujar Juntar kepada sejumlah wartawan di sela-sela tugasnya, Sabtu (15/4/2023) sore.
"Sementara untuk tes urine yang kita lakukan, hasilnya negatif. Semuanya, sekitar 7 sopir tidak ada yang positif satu pun," katanya.
Kebetulan, kata Ia, Pangandaran ini hanya sekedar lintasan saja, jadi tidak banyak sopir dan bus yang dilakukan tes urine.
Perlu diketahui, tes urine yang dilakukan olehnya yakni sepanjang diberlakukan operasi Ketupat Lodaya 2023.
"Ini dilakukan, tentu tujuannya untuk keselamatan sopir dan penumpangnya saat berkendara," ucap Juntar.
Sementara satu petugas Dishub di Pangandaran, Kurniawan mengatakan, dari 7 unit bus yang sudah diperiksa, ada 2 bus yang tidak layak jalan.
"Yang pertama, lampu sebelah kanan mati. Kemudian tindakannya, kami minta untuk diganti agar bisa nyaman dalam berkendara," ujarnya.
Kemudian kedua yaitu ada STNK bus yang sudah mati di tahun 2022. Dimana, hal tersebut juga sudah diperiksa oleh pihak kepolisian lalulintas yang bertugas. *
Polres Pangandaran Cegat Pelajar yang Mau Demo di Jakarta: Tak Ingin Ada yang Terseret |
![]() |
---|
Aturan Baru Pilkades Serentak, Kemenkum Jabar Gelar Rapat dengan DPRD Pangandaran |
![]() |
---|
Polemik KJA di Pangandaran, Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Apresiasi Langkah Unpad |
![]() |
---|
Perkuat Sinergi, Kemenkum Jabar dan DPRD Pangandaran Bahas Empat Raperda Strategis |
![]() |
---|
Lahan Parkir 7 Hektare untuk Wisatawan di Pangandaran Mulai Dikerjakan, Target Selesai Desember |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.