Persib Bandung

Imbas Kejadian yang Menyeret Bobotoh, Persib Bandung Perketat Keamanan di Dalam dan di Luar Stadion

Imbas kejadian vandalisme yang terjadi di Stadion Pakansari, Bogor, pihak panitia penyelenggara (Panpel) Persib Bandung perketat pengamanan.

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono menggaungkan semangat perdamaian di dunia sepak bola. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Imbas kejadian vandalisme yang terjadi di Stadion Pakansari, Bogor, pihak panitia penyelenggara (Panpel) Persib Bandung perketat pengamanan.

Hal itu dilakukan Panpel Persib Bandung, untuk menghilangkan hal-hal yang tidak diinginkan selama dan sesudah pertandingan berlangsung.

Terutama Persib Bandung akan bermain di kota dan di rumah tim lain, setelah terusir dari Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk Piala Dunia U-20.

Baca juga: Daisuke Sato Bangga dengan Perjuangan Pemain Persib Bandung saat Melawan Arema FC

"Ke depan kami akan berupaya memperketat kembali pemeriksaan body cek saat pertandingan. Itu akan kami lakukan di pertandingan berikutnya, jika bisa digelar dengan penonton. Kami akan melakukan upaya-upaya yang lebih ketat dan lebih terarah lagi," jelas penanggung jawab Panpel Persib Bandung, Budi Bram, Kamis (23/2/2023).

Selain kasus vandalisme, kejadian penyerangan kepada bus rombongan bobotoh pun menjadi salah satu alasan pengetatan keamanan tersebut.

Sebelumnya bus rombongan bobotoh sempat diserang oleh orang tak dikenal, setelah menonton pertandingan Persib Bandung vs RANS Nusantara di Stadion Pakansari (19/2/2023).

Akibat dari penyerangan tersebut, lima hingga enam bus rombongan bobotoh mengalami rusak-rusak.

Menanggapi kejadian-kejadian tersebut, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono menggaungkan semangat perdamaian di dunia sepak bola.

Menurutnya dengan semangat perdamaian tersebut, sepak bola di Indonesia akan lebih maju lagi dibandingkan sebelumnya.

"Kami mempunyai tujuan bersama, kami punya semangat yang sama bahwa sepak bola harus lebih baik.

"Untuk sepak bola menjadi lebih baik, kami semua dan elemen suporter harus bersatu. Karena kami ingin menjaga keutuhan sepak bola ini dengan aman, nyaman ke depannya. Itu cita-cita kami," jelasnya. (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved