Selasa, 14 April 2026

Ridwan Kamil: Petani Milenial yang Berhasil Lebih Banyak dari yang Gagal, Banyak yang Berterimakasih

Ridwan Kamil tak menampik bahwa tak semua peserta program Petani Milenial berhasil, namun jumlah petani milenial yang berhasil jauh lebih besar

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Darajat Arianto
Istimewa
Melalui Petani Milenial, bank bjb Dorong Anak Muda Punya Bisnis dengan Tinggal di Desa, Rezekinya Kota dan Mendunia. Gubernur Jabar Ridwan Kamil tak menampik bahwa tak semua peserta program Petani Milenial berhasil, namun jumlah petani milenial yang berhasil jauh lebih besar. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil tidak menampik bahwa tidak semua peserta program Petani Milenial berhasil sesuai target yang diinginkan.

Namun demikian, jumlah petani milenial yang berhasil jauh lebih besar sehingga bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda di Indonesia.

"Program Petani Milenial ada yang gagal, namun lebih banyak yang berhasil. Yang gagal sebanyak 560 peserta, yang berhasil dan berjalan baik sebanyak 1.206 peserta. Itu statistik tahun 2021," katanya melalui akun instagramnya, Jumat (3/2/2023).

Gubernur mengatakan, program Petani Milenial adalah gagasan regenerasi profesi petani yang makin menyusut dan tidak diminati generasi muda.

Sebelumnya antara golongan petani muda, lembaga permodalan, dan para pembeli atau offtakers, saling tidak nyambung dan tidak saling komunikasi.

Baca juga: Ridwan Kamil Langsung Jawab Keluhan Peserta Petani Milenial Tanaman Hias

"Oleh program Petani Milenial, Pemprov Jawa Barat menjahit komunikasi antara anak-anak muda, permodalan, dan forum pembeli. Tentulah komunikasi antara tiga pihak ini selalu ada dinamika. Namun Alhamdulilah, karena lebih banyak yang tangguh dan sukses, setiap tahun peserta bertambah," katanya.

Emil mengatakan pada 2022 yang lolos seleksi 5.258 peserta dan tengah menjalani proses.

Yang berhasil nanti akan diviralkan keberhasilannya, kemudian yang gagal atau bermasalah, akan dievaluasi dan dibantu solusi-solusi teknisnya.

"Program Petani Milenial, bukan program karpet merah. Kami mendesain sebuah pintu yang kesuksesannya membutuhkan kerja keras dan keuletan peserta. Semoga ikhtiar ini lestari dan berkelanjutan dengan segala perbaikan-perbaikannya," ucap Ridwan Kamil.

Rizky Anggara, peserta program Petani Milenial Tanaman Hias (PMTH), yang viral di media sosial, menyatakan bisa bernapas lega usai Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan respons dan solusi cepat atas masalah yang dihadapi PMTH gelombang I 2021.

Rizki mengapresiasi atensi Gubernur Jabar dan keseriusan Pemdaprov Jabar menyelesaikan kesulitan yang dihadapinya ia dan kawan-kawan di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Ditemui di Gedung Sate, Rabu (2/2/2023) petang, Rizky mengaku sebelumnya sangat bingung mengenai kesulitan yang dihadapi.

Sudah beberapa kali panen tapi hasilnya tidak dapat dirasakan secara signifikan dan dibayangi harus melunasi kredit usaha rakyat.

Baca juga: Pendaftar Petani Milenial di Dishut Pemprov Jabar Lampaui Target, Kembangkan Lebah Madu & Jamur Kayu

Sampai akhirnya ramai di media sosial setelah Rizky mem-posting keluhannya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved