Pendaftar Petani Milenial di Dishut Pemprov Jabar Lampaui Target, Kembangkan Lebah Madu & Jamur Kayu

Gubernur Jabar Ridwan Kamil ingin mewujudkan kemandian pangan dengan program petani milenial.

Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Gubernur Ridwan Kamil beserta istri didampingi Kadishut Jabar Dodit Ardian Pancapana mengunjungi stand Petmil Madu dan Jamur. 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Gubernur Jabar Ridwan Kamil ingin mewujudkan kemandian pangan dengan program petani milenial.

Dengan program petani milenial, jumlah masyarakat khususnya generasi muda yang terlibat dalam pertanian terus bertambah.

"Sehingga, meskipun tinggal di desa tapi bisa mendapatkan rezeki kota dan bisnis mendunia," ujar Ridwan Kamil di sela-sela kunjungan kerjanya di wilayah Jabar Selatan, baru-baru ini.

Ia menyebut, pada gelombang I, Pemprov Jabar sudah mewisuda 1.249 petani milenial. Untuk gelombang II, pendaftar program petani milenial mencapai 20 ribu orang.

Baca juga: Dedi Mulyadi dan Petani Milenial Panen 30 Ton Bawang Merah, Berharap Ciptakan Produk Hasil Pertanian

"Saat ini petani milenial menjadi penting di tengah kondisi dunia sedang krisis pangan dan energi," kata dia.

Di sisi lain, ancaman itu sebenarnya bisa teratasi karena Jabar dianugerahi tanah yang subur. Namun, warga yang menggarap pertanian masih sedikit.

Dinas Kehutanan Pemprov Jabar turut terlibat dalam program petani milenial. Total ada 753 orang pendaftar program petani milenial.

Salah satunya, lewat program pengembangan lebah madu dan jamur kayu.

Plt Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana mengaku, tingginya animo masyarakat tidak lepas dari peran teknologi digital.

"Pada tahun 2021, sebanyak 98 orang daftar secara online maupun offline. Semuanya sudah mengikuti inagurasi pada Maret 2022 lalu. Sedangkan tahun 2022 ini, sebanyak 102 petmil dinyatakan lulus namun belum dilakukan inagurasi," beber Dodit.

Dodit mengatakan, pihaknya sudah menggulirkan program petani milenial lebah madu dan jamur kayu sejak November 2021.

Ke depan, pihaknya akan mengembangkan akses penjualan produk para petani milenial ini. Yakni, dengan menggelar event Pasar Leuweung. Nantinya, petmil bisa men-display langsung produk olahannya.

"Event Pasar Leweung atau pasar hutan ini, kita jadikan sebagai atraksi wisata yang bisa menyedot pengunjung. Rencananya, kita gelar satu bulan sekali. Sehingga, orang dari luar daerah, seperti Jakarta dan kota besar lainnya, bisa membeli produk hasil hutan ini langsung dari petani milenial," kata Dodit.


Gubernur Ridwan Kamil beserta istri didampingi Kadishut Jabar Dodit Ardian Pancapana mengunjungi stand Petmil Madu dan Jamur.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved