Senin, 8 Juni 2026

Kesehatan

Kenali Ciri-Ciri Keputihan yang Normal dan Tidak Normal pada Wanita, Cegah Penyakit Berbahaya

Keputihan adalah hal yang normal dialami wanita. Namun terkadang keputihan bisa berbahaya apabila disebabkan oleh infeksi atau penyakit tertentu.

Tayang:
Penulis: Magang Tribunjabar | Editor: Hermawan Aksan
plus.google.com
Ilustrasi wanita yang sering mengalami keputihan. Keputihan merupakan cara alami tubuh wanita untuk menjaga kebersihan dan kelembapan daerah kewanitaannya. 

Keputihan tidak normal atau disebut keputihan patologis umumnya terjadi akibat infeksi oleh bakteri, virus, jamur atau parasit. Hal ini biasanya membuat wanita merasa terganggu akibat munculnya gejala tertentu.

Berikut ciri-ciri keputihan tidak normal yang perlu diperhatikan:

1.     Berbau tidak sedap dan menyengat

2.     Jumlah cairan keputihan meningkat secara tiba-tiba

3.     Brrwarna kuning atau kehijauan dengan tekstur kental atau menggumpal

4.     Keluar darah dan terasa nyeri diluar periode menstruasi

5.     Muncul ruam, nyeri, dan gatal pada daerah kewanitaan

6.     Nyeri atau perih ketika buang air kecil

Menurut dokter Boyke, Keputihan itu biasanya disebabkan karena jamur. Tapi jika hanya mengalami infeksi jamur sekali atau dua kali dalam setahun, sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir.

Namun, jika mengalami ciri-ciri keputihan yang tidak normal sebaiknya langsung konsultasikan ke dokter spesialis.

Cegah penyakit berbahaya yang dapat disebabkan oleh keputihan dengan beberapa cara berikut ini, seperti yang disarankan oleh dokter Boyke:

1.     Perhatikan kebersihan pada area kewanitaan dan rutin mengganti pakaian dalam.

2.     Gunakan cairan antiseptik khusus kewanitaan yang mengandung povidone iodine.

3.     Bersihkan area kewanitaan dan jangan lupa memeastikannya agar tetap kering, agar terhindar dari jamur.

4.     Hindari penggunaan celana dalam yang tidak nyaman dan terlalu ketat.

5.     Gunakan air rebusan daun sirih ke area kewanitaan secara merata, sirih memiliki antiseptik yang bisa mematikan jamur atau bakteri. (MagangTJ/Chyntia Risdayandini)

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved