1.562 Perangkat Desa Kab Tasikmalaya Berangkat ke Kemendagri dan Kemendes, Sampaikan 3 Tuntutan Ini

Sebanyak 1.562 orang perangkat desa yang tergabung ke dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Tasikmaya berangkat ke Jakarta Selasa

Editor: Darajat Arianto
TribunPriangan.com/Aldi M Perdana
Suasana keberangkatan 1.562 anggota Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di halaman Kantor Bupati Tasikmalaya di Kecamatan Singaparna menuju Jakarta guna menyampaikan tiga tuntutan, Selasa (24/1/2023) malam. 

TRIBUNJABAR.ID, KABUPATEN TASIKMALAYA - Sebanyak 1.562 orang perangkat desa yang tergabung ke dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Tasikmaya berangkat ke Jakarta pada Selasa (24/1/2023) malam.

Menggunakan puluhan bus serta belasan minibus, ribuan anggota PPDI tersebut hendak melakukan aksi unjuk rasa guna menyampaikan tiga tuntutan.

“Tuntutannya ada tiga. Pertama, kami ingin kejelasan status bagi perangkat desa. Kedua, kesejahteraan perangkat desa. Yang ketiga, terkait nomor induk aparatur pemerintah desa secara nasional,” ujar Diana Budiman selaku Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi PPDI Kabupaten Tasikmalaya kepada TribunPriangan.com.

Menurutnya, tuntutan tersebut berdasarkan atas ketidakjelasannya status di tingkat desa.

“Sampai saat ini, hanya desa yang belum jelas, apakah Honorer, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Maka, kami tuntut juga supaya kejelasan itu untuk melindungi hak-hak perangkat desa,” ujar Diana.

Ia menilai, bahwa selama ini, mungkin juga ada sebagian daerah yang melakukan pergantian kepala desa beserta perangkat desanya.

Baca juga: Minta Disetarakan dengan ASN, Ratusan Perangkat Desa di Pangandaran Akan Datangi DPR RI dan Istana

Diana menambahkan, bahwa keberangkatan PPDI Kabupaten Tasikmalaya ke Jakarta tidak hanya untuk melakukan tuntutan saja, melainkan juga untuk menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) jilid 3.

Sesampainya di Jakarta, lanjut Diana, mereka akan langsung menemui Pimpinan Pusat PPDI dan berangkat menuju Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Kementerian Desa (Kemendes).

"Jadi, yang berangkat itu empat sampai lima orang perwakilan per satu desa, supaya pelayanan terhadap masyarakat juga tidak akan terganggu, karena Kepala Desa tidak ikut (ke Jakarta),” katanya.

Diketahui, sebelum keberangkatannya, sebanyak 1.562 anggota PPDI dari 351 desa se-Kabupaten Tasikmalaya berkumpul di halaman Kantor Bupati, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Baca juga: Dorong Kejelasan Status Kepegawaian Perangkat Desa, Ini Kata Puslatbang PKASN LAN

Mereka berangkat ke Jakarta dilepas oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Ery Purwanti serta Pemerintah Desa. (TribunPriangan.com, Aldi M. Perdana)

Silakan baca berita Tribunjabar.id terbaru lainnya, klik di GoogleNews

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved