Total Buku Pelajaran yang Dicuri Capai 12 Ton, Disdikbud Indramayu Catat Kerugian Hampir 1 Miliar

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu harus menelan kerugian hingga Rp 846.692.000.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNCIREBON.COM/HANDHIKA RAHMAN
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indramayu, Erni Herningsih saat konferensi pers tentang pencurian buku pelajar di 37 sekolah di Polres Indramayu, Selasa (10/1/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu harus menelan kerugian hingga Rp 846.692.000.

Kerugian itu imbas ulah pelaku pencurian buku yang kini sudah berhasil ditangkap oleh jajaran kepolisian Polres Indramayu.

Pelakunya diketahui membobol sebanyak 37 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Indramayu.

Tiga sekolah antaranya ada pula yang berada di Kabupaten Subang.

Di sisi lain, jumlah kerugian itu diketahui merupakan hasil audit di sebanyak 30 sekolah.

Masih ada 7 sekolah lagi yang belum diaudit.

Baca juga: Ini Tampang Pelaku Kasus Hilangnya Ribuan Buku di 37 Sekolah di Indramayu, Ada yang Ditembak Kakinya

Jika ditambah dengan kerugian di tujuh sekolah itu, totalnya ditaksir nyaris mencapai Rp 1 miliar.

"Harapan kami agar para pelaku ini bisa ditindak tegas sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku," ujar Sekretaris Disdikbud Indramayu, Erni Herningsih kepada Tribuncirebon.com, Rabu (11/1/2023).

Mengingat, karena ulah pelaku, selain menimbulkan kerugian yang tidak sedikit juga membuat kegiatan belajar mengajar terganggu.

Meski saat ini sudah menggunakan kurikulum merdeka.

Menurut Erni Herningsih, buku-buku pelajaran tersebut tentu masih sangat dibutuhkan sebagai bahan referensi murid untuk belajar.

Para pelaku pencurian buku di 37 sekolah di Kabupaten Indramayu saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Indramayu, Selasa (10/1/2023).
Para pelaku pencurian buku di 37 sekolah di Kabupaten Indramayu saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Indramayu, Selasa (10/1/2023). (TRIBUNCIREBON.COM/HANDHIKA RAHMAN)

Erni Herningsih juga sangat berharap, agar pihak kepolisian bisa membantu mengembalikan buku-buku yang sudah dicuri kembali ke sekolah.

"Kami juga berharap agar buku-buku yang sudah dicuri itu bisa ditarik kembali agar bisa digunakan," ujar dia.

Seperti diketahui, buku-buku hasil curian tersebut secara keseluruhan mencapai ribuan jumlahnya dengan berat mencapai 12 ton.

Baca juga: Pengakuan Maling Buku Sekolah di Indramayu setelah Ditangkap Polisi: Daripada Nganggur . . .

Oleh pelaku buku-buku dicuri untuk dikilo.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved