Natal dan Tahun Baru
Perayaan Nataru di Garut Diizinkan, Polisi Minta Waspadai Bencana Alam dan Upayakan Nol Kecelakaan
Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan perayaan tahun baru dan natal boleh digelar namun harus lebih dulu dilakukan asesmen pihaknya
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Darajat Arianto
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Masyarakat Kabupaten Garut diperbolehkan melakukan kegiatan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2023.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono saat apel gelar pasukan Operasi Lilin Lodaya 2023 di Mapolres Garut, Kamis (22/12/2022).
Ia menuturkan sesuai arahan dari Kapolri, perayaan malam tahun baru dan natal boleh digelar dengan catatan harus lebih dulu dilakukan asesmen oleh pihaknya sesuai dengan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level satu.
"Kegiatan event yang dilaksanakan pada tahun baru atau natal bisa dilakukan, dengan adanya kegiatan asesmen atau penilaian secara ketat, jadi bukan tidak diperbolehkan," ujarnya kepada awak media.
Baca juga: 1,3 Juta Orang Bakal Serbu Objek Wisata di Jabar Saat Nataru, Kapolda Minta Pengelola Perhatikan Ini
Dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Garut selama Natal dan libur tahun baru pihaknya juga telah menerjunkan sebanyak 2.364 personil TNI-Polri dan gabungan.
Personil gabungan tersebut akan ditempatkan di 43 titi pos yang tersebar di seluruh Kabupaten Garut untuk memantau kegiatan masyarakat yang diprediksi mobilitasnya akan tinggi.
AKBP Wirdhanto menjelaskan pihaknya juga telah melakukan perkumpulan bersama para komunitas perairan seperti nelayan dan Balawista untuk membantu memantau kegiatan masyarakat selama liburan di Pantai Sselatan.
"Kami berharap tahun ini zero kecelakaan di jalan, di tempat wisata juga nol kecelakaan," ujarnya.
Selain itu pihaknya juga tengah mewaspadai adanya bencana alam lantaran di bulan Desember dan Januari wilayah Kabupaten Garut memasuki puncak musim hujan.
Baca juga: Gubernur Jabar Pastikan Nataru Berjalan Aman, Minta Masyarakat Informasikan Jika Ada Premanisme
Sejumlah alat berat juga menurutnya, sudah ditempatkan di lokasi-lokasi rawan bencana.
"Demikian kalaupun memang ada sesuatu yang tidak kita inginkan, kita akan laksanakan secara responsif," ungkapnya. (*)
Silakan baca berita Tribunjabar.id terbaru lainnya di GoogleNews