Minggu, 17 Mei 2026

Kasus Ferdy Sambo

'Dek Yosua Ingin Mengangkat Saya Dua Kali', Pengakuan Istri Ferdy Sambo di Pengadilan

Putri Candrawathi menceritakan keinginan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat mengangkatnya ke kamar di lantai dua.

Tayang:
Editor: Giri
Youtube channel Kompas tv
Putri Candrawathi saat menjadi saksi dalam persidangan yang berlangsungSenin (12/12/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Putri Candrawathi menceritakan keinginan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat mengangkatnya ke kamar di lantai dua rumah pribadi Ferdy Sambo di Magelang, Jawa Tengah.

Putri merupakan terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Dia merupakan istri Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri.

Mengenai niat Brigadir J mengangkatnya, Putri mengungkapkannya saat menjadi saksi dengan terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (12/12/2022).

Majelis hakim semula menanyakan peristiwa yang terjadi pada 4 Juli 2022 di Magelang.

"Tanggal 4 (Juli), habis makan siang saya mengantarkan anak saya yang nomor tiga bersama suami (Ferdy Sambo), Bi Susi (ART Ferdy Sambo), dan Dek Yosua. Tiba di sekolahnya kami mengantarkan sampai masuk asrama," ujar Putri di dalam persidangan.

"Selanjutnya Pak FS bersama Dek Daden (Daden Miftahul Haq, ajudan Sambo) berangkat menuju ke Semarang karena akan menghadiri HUT Bhayangkara keesokan harinya," tutur Putri.

Dia mengaku tidak ikut ke Semarang bersama Ferdy Sambo, dia kembali ke rumahnya di Magelang bersama Susi, Richard, dan Yosua.

Baca juga: Agenda Putri Candrawathi di Sidang Lanjutan Kasus Brigadir J Hari Ini, Bakal Jadi Saksi Tunggal

Malam harinya, Putri mengaku sakit, kurang enak badan dan beristirahat di ruang TV di lantai satu.

"Terus Dek Yosua ingin mengangkat saya dua kali. Pada saat yang pertama kali saya bilang sama Dek Yosua, 'jangan, nanti kalau saya sudah kuat, saya sendiri ke atas'," kata Putri.

"Lalu Kuat Maruf menegur Yosua karena saya tidak berkenan untuk diangkat, lalu keduakalinya lagi Dek Yosua mengangkat lagi namun saya bilang sama Dek Richard, 'jangan Dek nanti kalau saya sudah kuat nanti saya sendiri ke atas'," imbuh Putri.

Setelah kejadian itu, Putri kemudian ditemani oleh Kuat Maruf dan Susi dan menuju kamar di lantai dua setelah terasa lebih baik.

"Selanjutnya, saya ditemani Kuat dan Susi, setelah agak enakan saya naik ke atas, dan malam itu saya ditemani Susi istirahat di kamar atas," ucap dia.

Hakim sempat menanyakan, penyakit apa yang diderita Putri sehingga tidak mampu untuk berjalan ke kamarnya di lantai dua.

Baca juga: Putri Candrawathi Ternyata Perintahkan Bersihkan Barang-barang Brigadir J, Hilangkan Jejak Sambo

"Saya pusing, saya memang suka pusing, karena sejak tahun 2011 saya pernah jatuh dan ada sedikit cedera di bagian punggung belakang saya," kata Putri.

Dalam kasus ini, Sambo dan Putri didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J bersama dengan Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved