Bupati Sumedang Pastikan Jalan Lingkar Bendungan Sadawarna di Surian Segera Dikeraskan
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, sedikit berang dengan kenyataan air Bendungan Sadawarna melimpas dan berdampak kepada akses jalan warga Surian.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, sedikit berang dengan kenyataan air Bendungan Sadawarna melimpas dan berdampak kepada akses jalan warga Kecamatan Surian.
Jalan terendam air sehingga aktivitas masyarakat jadi terganggu.
"Saya sudah sampaikan, cukup keras juga saya bicara, harusnya jalan lingkar bereskan dulu sebelum bendungan impounding (diairi). Jangan sampai masyarakat terkena dampak, terganggu usaha, pekerjaan, pendidikan, dan kesehatannya," kata Dony Ahmad Munir kepada TribunJabar.id melalui sambungan telepon, Jumat (9/12/2022).
Warga Kecamatan Surian kesulitan mencapai Kabupaten Subang atau Indramayu karena jalan utama di sekitar Desa Surya Medal terendam sejak Bendungan Sadawarna di Subang diariri pada 1 Desember 2022.
"Ternyata perkiraan BBWS Citarum meleset. Air cepat masuk karena hujan dan di titik tertentu elevasi air menyebabkan akses jalan terendam," ucap Dony.
Baca juga: Jalannya Terputus Air Bendungan Sadawarna, Warga Surian Sumedang hanya Boleh Naik Perahu sampai Sore
Nahasnya, saat jalan itu terendam, ternyata jalan lingkar penggantinya belum selesai dikerjakan.
Bupati mengatakan, pihaknya telah telah menggelar rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, dihadiri pula oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, dan tercapai kesepakatan, jalan lingkar segera dikeraskan.
Paling tidak, dengan kondisi jalan yang keras, kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil kecil bisa melintas.
Tidak seperti sekarang ini yang kondisinya tak layak dilalui.
"Kami berkomitmen mendukung proyek nasional, terus dengan support supaya segera selesai. Dan khusus jalan lingkar itu, tanggal 14 Desember ini akan dikeraskan, meski untuk betonisasi nanti dilakukan pada Januari 2023," kata Dony.
Baca juga: Perhitungan Elevasi Air Bendungan Sadawarna Meleset, Jalan Surian Sumedang Tertutup
Dony mengatakan, pihak BBWS juga telah bersepakat untuk mengerahkan semua kemampuan, baik dari segi peralatan, material pengerasan jalan, dan pekerja untuk segera menyelesaikan jalan itu.
"Kami minta ajak juga masyarakat sekitar bekerja di jalan lingkar itu," katanya.
Kini, karena jalan terendam, warga terpaksa melintas menggunakan perahu.
Baca juga: Jalan Utama di Surian Sumedang Ambles Sejak 2018, Warga Sering Celaka karena Licin
Ada tiga perahu karet dan satu perahu tongkang yang digunakan warga untuk menyeberang, bukan cuma orang tapi juga barang bawaan serta sepeda motor.
Bupati mengatakan, agar warga tidak mengantre menunggu perahu, dia telah meminta BBWS untuk menambah lagi jumlah perahunya.
"Juga di lokasi penyeberangan itu harus ada leader yang mengatur urusan keselamatan warga juga, bisa memitigasi risiko kecelakaan di perahu," kata Bupati. (*)
Baca berita lainnya di GoogleNews
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Warga-Surian-Sumedang-harus-menyeberang-Bendungan-Sadawarna-di-Subang.jpg)